Makam Berumur 3.500 Tahun Ditemukan di Tepi Sungai Nil

Marcheilla Ariesta    •    Minggu, 10 Dec 2017 07:01 WIB
pemakamansitus sejarah
Makam Berumur 3.500 Tahun Ditemukan di Tepi Sungai Nil
Suasana sungai nil. AFP/Khaled Desouki.

Kairo: Mesir mengumumkan penemuan dua kuburan kecil di Kota Luxor bagian selatan. Kuburan tersebut diperkirakan berusia 3.500 tahun.

Makam terletak dekat tepi barat Sungai Nil. Makam tersebut merupakan tempat peristirahatan terakhir para bangsawan dan pejabat tinggi.

"Ini adalah hari yang benar-benar luar biasa. Makam dinasti ke-18 ditemukan, dan tak biasa dua sekaligus, " kata Menteri Barang Antik Mesir Khaled al-Anani, seperti dilansir dari laman The Guardian, Minggu, 10 Desember 2017.

Al-Anani menuturkan, penemuan tersebut merupakan bagian dari upaya kementerian untuk mempromosikan industri pariwisata Mesir. Sebagian promosi didorong barang-barang antik.

Sayangnya, serangan ekstremis dan kekacauan politik menyusul pemberontakan pada 2011 lalu menjadi penyebab turunnya jumlah wisatawan ke negara tersebut. Kementerian mengatakan, ada satu makan dilapisi batu bata dengan poros penguburan enam meter yang mengarah ke empat ruang samping.

Artefak yang ditemukan di dalamnya berisi sebagian pecahan peti mati dari kayu. Sementara prasasti dinding dan lukisan menunjukkan makam itu berasal dari pemerintahan Raja Amenhotep II dan Raja Thutmose IV. 

Makam lainnya memiliki lima pintu masuk yang mengarah ke aula persegi panjang dan berisi dua poros pemakaman, terletak di sisi utara dan selatan. Di antara artefak tersebut, ditemukan kerucut penguburan, topeng pemakaman kayu yang dicat, kapal tanah liat, dan sekitar 450 patung serta mumi yang dibungkus linen. Mumi yang ditemukan diduga merupakan jenazah pejabat tinggi.



(DRI)