Arab Saudi Hancurkan Misil yang Ditembakkan dari Yaman

Arpan Rahman    •    Minggu, 05 Nov 2017 13:15 WIB
terorismearab saudi
Arab Saudi Hancurkan Misil yang Ditembakkan dari Yaman
Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Riyadh: Arab Saudi mengklaim telah berhasil menghancurkan sebuah misil balistik yang ditembakkan dari Yaman, usai suara ledakan kencang terdengar dekat bandara Riyadh pada Sabtu 4 November 2017 malam waktu setempat. 

Menurut laporan kantor berita Saudi Press Agency, misil itu hancur di langit ibu kota Arab Saudi dan pecahannya jatuh di area bandara. 

Sebuah saluran televisi terafiliasi pemberontak Houthi di Yaman melaporkan bahwa misil itu ditembakkan ke arah Bandara Internasional King Khalid. Otoritas bandara mengatakan lalu lintas penerbangan tidak terganggu insiden ini. 

Pasukan Arab Saudi telah menembak jatuh beberapa misil Houthi di masa lalu. Tidak ada satu pun dari misil itu yang meluncur dekat lokasi padat penduduk. 

"Misil ditembakkan untuk mengenai warga sipil dan area padat penduduk," ujar Turki al-Maliki, juru bicara koalisi militer pimpinan Arab Saudi di Yaman. 

"Serpihan misil jatuh di area tak berpenghuni di bandara, dan tidak ada korban dalam insiden ini," lanjut dia. 

Kantor berita Al-Arabiya mengutip keterangan beberapa saksi yang melihat serpihan misil jatuh ke area parkir kendaraan di bandara. 

Warga di utara Riyadh mengaku mendengar suara ledakan kencang yang mengakibatkan jendela rumah mereka bergetar. Saba News di Yaman melaporkan misil itu adalah jenis Burkan H2. 

Mei lalu, Houthi menembakkan misil ke Riyadh, satu hari sebelum Presiden Amerika Serikat Donald Trump tiba untuk melakukan kunjungan kenegaraan. Namun misil itu ditembak jatuh sekitar 200 kilometer dari Riyadh.

Yaman dilanda perang antara pasukan loyalis Presiden Abedrabbo Mansour Hadi melawan pemberontak Houthi. Arab Saudi ikut terlibat dalam perang ini pada 2015.


(WIL)