Militer Prancis Tewaskan 20 Militan di Perbatasan Mali

Sonya Michaella    •    Senin, 01 May 2017 10:07 WIB
prancisserangan di mali
Militer Prancis Tewaskan 20 Militan di Perbatasan Mali
Militer Prancis di perbatasan Mali, Afrika Barat. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Mali: Militer Prancis mengklaim telah menewaskan lebih dari 20 militan yang bersembunyi di sebuah hutan dekat perbatasan Mali dan Burkina Faso, Afrika Barat.

Operasi tersebut menyusul insiden tewasnya seorang tentara Prancis oleh para militan. Gempuran militer Prancis ini dilaporkan melalui darat dan udara.

Dilansir Associated Press, Senin 1 Mei 2017, sampai saat ini tidak diketahui militan dari kelompok teroris mana yang sudah diserang oleh militer Prancis tersebut.

Kejadian ini pun memperpanjang keadaan darurat selama enam bulan terakhir. Prancis telah mengerahkan sekitar empat ribu tentara untuk memerangi militan di Afrika Barat ini.

Wilayah Mali memang sudah dikuasai oleh militan, meskipun sebuah operasi yang dipimpin Prancis sejak 2013 mendorong mereka keluar dari kota-kota utama.

Namun, di Burkina Faso, mulai diintensifkan penjagaan karena serangan di ibu kota yang menewaskan puluhan orang.

Pejabat Burkinabe percaya sebuah kelompok militan baru yang mungkin berafiliasi dengan Islamic State (ISIS), yaitu Ansar al-Islam sudah mulai melancarkan serangan di wilayah lain.

Kelompok militan yang baru dibentuk ini dipimpin oleh seorang pengkhotbah lokal dan menurut laporan, menjadikan Hutan Foulsare sebagai markas kelompoknya.



(WIL)