Pertempuran Berlanjut di Idlib, 42 Warga Sipil Tewas

Willy Haryono    •    Sabtu, 30 Dec 2017 15:15 WIB
krisis suriahsuriah membarakonflik suriah
Pertempuran Berlanjut di Idlib, 42 Warga Sipil Tewas
Asap dari serangan udara di desa Um Jalal, provinsi Idlib, Suriah, 29 Desember 2017. (Foto: AFP/OMAR HAJ KADOUR)

Idlib: Pertempuran sengit pemberontak bersama sejumlah ekstremis melawan pasukan pemerintah Suriah yang didukung Rusia berlanjut di area antara Provinsi Idlib dengan Hama, Jumat 29 Desember 2017. 

Grup pemantau Syrian Observatory for Human Rights mencatat total 68 orang tewas dalam baku tembak yang terfokus di sebuah area bernama Al-Tamana. Dari jumlah itu, 21 di antaranya adalah warga sipil.

"Kematian terbaru menambah jumlah korban sipil yang tewas dalam pertempuran sejak Senin lalu ke angka 42," ujar Kepala Observatory Rami Abdel Rahman kepada AFP

Sebanyak 27 prajurit dan anggota unit paramiliter tewas dalam pertempuran. Begitu juga dengan 20 milisi anti-rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad, yang berasal dari beberapa grup pemberontak dan mantan kelompok terafiliasi Al-Qaeda, Fateh al-Sham.

Abdel Rahman mengatakan sebagian besar warga sipil itu tewas akibat terkena serangan udara.

Baca: Baku Tembak di Idlib Suriah Tewaskan 66 Orang

Di wilayah tenggara Al-Tamana, seorang juru kamera untuk kantor berita pemerintah tewas dibunuh. Kantor berita SANA melaporkan awak media itu diserang "teroris" di dekat desa Umm Haratain. 

"Intensitas serangan udara belum pernah setinggi ini dalam beberapa bukan terakhir," kata Abdel Rahman, 

Menurutnya, baku tembak ini menandai fase awal operasi pasukan pemerintah di Idlib, satu-satunya provinsi di Suriah yang sepenuhnya berada di luar kendali rezim Assad. 

Kelompok militan Islamic State (ISIS) telah kehilangan banyak wilayahnya di Irak dan Suriah. Namun beberapa faksi yang menentang Assad masih menguasai beberapa wilayah di Suriah, salah satu yang terbesar adalah Idlib. 

Area lainnya adalah Ghouta Timur, yang terletak di timur dari ibu kota Damaskus. Sebagian besar Ghouta Timur, yang dihuni sekitar 400 ribu warga sipil, dikuasai pemberontak dari Jaish al-Islam.

 


(WIL)


Pameran Replika Stasiun Kereta Api Bersejarah di AS

Pameran Replika Stasiun Kereta Api Bersejarah di AS

4 hours Ago

Ribuan pengunjung setiap tahun datang ke U.S. Botanic Garden atau Kebun Raya AS di Washington untuk…

BERITA LAINNYA