Komandan Boko Haram Ditembak Mati Rekannya Sendiri

Willy Haryono    •    Senin, 01 Oct 2018 10:19 WIB
boko haram
Komandan Boko Haram Ditembak Mati Rekannya Sendiri
Foto dari sebuah video memperlihatkan pemimpin Boko Haram Abubakar Shekau. (Foto: AFP/Boko Haram)

Lake Chad: Seorang komandan grup ekstremis Boko haram tewas dibunuh rekannya sendiri karena hendak menyerahkan diri dan membebaskan ratusan tawanan ke militer Nigeria. Kabar disampaikan dua orang sumber kepada kantor berita AFP, Minggu 30 September 2018.

Ali Gaga ditembak mati oleh beberapa komandan lainnya dari faksi Boko Haram yang terafiliasi kelompok militan Islamic State (ISIS). Gaga dibunuh karena rencananya menyerahkan diri ke militer Nigeria di Lake Chad terungkap.

Selain menyerahkan diri, Gaga juga berencana membebaskan 300 tawanan Boko Haram.

Kematian Gaga terjadi setelah pemimpin de facto Boko Haram Mamman Nur tewas dibunuh beberapa rekannya. Nur dituduh telah berkhianat dan diam-diam bernegosiasi dengan pemerintah Nigeria.

"Kepemimpinan baru faksi (Boko Haram) mengetahui rencananya dan kemudian melakukan eksekusi," ucap seorang sumber terkait Gaga.

Baca: Komandan Militan Boko Haram Diringkus Polisi Nigeria

Gaga dipaksa bergabung dengan Islamic State West Africa Provinsi (ISWAP), salah satu faksi dari Boko Haram, pada 2015 setelah hewan ternaknya dirampas para militan.

Setelah bergabung, Gaga kemudian menyusun rencana untuk berpindah kubu ke pemerintah Nigeria dengan membawa 300 tawanan bersamanya. 

"Saat rencana itu terungkap, dia dinyatakan sebagai pengkhianat dan dibunuh," tutur sumber lainnya.

Lebih dari 27 ribu orang diyakini tewas dalam pemberontakan Boko Haram di Nigeria dan sekitarnya yang telah berlangsung selama sembilan tahun. Pemberontakan tersebut memicu krisis kemanusiaan dan membuat 1,8 juta orang kehilangan tempat tinggal.


(WIL)