Kecelakaan Balon Udara di Luxor Mesir Tewaskan Turis

Arpan Rahman    •    Sabtu, 06 Jan 2018 11:16 WIB
balonmesir
Kecelakaan Balon Udara di Luxor Mesir Tewaskan Turis
Balon udara jatuh di Luxor, Mesir, Jumat 5 Januari 2018. (Foto: AFP/Getty)

Luxor: Balon udara yang mengangkut sejumlah wisatawan jatuh di dekat kota Luxor, Mesir. Akibatnya satu orang tewas dan 15 lainnya terluka.

Sekitar 20 orang menaiki balon udara itu saat kecelakaan terjadi pada Jumat 5 Januari 2018. Turis yang meninggal berasal dari Afrika Selatan.

Balon itu melayang berkeliling kota kuno Luxor dan sempat berada di daerah pegunungan di tengah angin kencang. Pada 2013, 19 wisatawan terbunuh saat balon udara terbakar di Luxor.

Gubernur Luxor Mahmoud Badr mengonfirmasi kecelakaan terbaru. Ia menambahkan dirinya telah memeriksa kondisi para korban di sebuah rumah sakit setempat.

Seorang juru bicara kementerian kesehatan mengatakan bahwa dua korban mengalami luka serius.

Mereka yang naik balon udara terdiri dari warga Afrika Selatan, Argentina, Brasil, Prancis, dan Australia bersama beberapa wisatawan lokal. Seperti dikutip BBC, sekitar 20 ambulans tiba kejadian kecelakaan tersebut.

Baca: Balon Udara yang Dinaiki 20 Orang Jatuh di Mesir

Otoritas Penerbangan Sipil Mesir mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa 21 perjalanan balon lainnya yang membawa lebih dari 400 wisatawan berhasil mendarat dengan selamat pada Jumat kemarin.

Kota kuno Luxor, yang terletak di tepi Sungai Nil di selatan Mesir, adalah tujuan wisata populer lewat serangkaian situs arkeologi.

Tabrakan balon udara juga pernah terjadi di wilayah itu sebelumnya. Pada 2016, penerbangan balon di Luxor dihentikan sementara tersebut menyusul lebih dari 20 orang terluka dalam kecelakaan serupa.

Pada 2013, balon udara meledak di tengah penerbangan. Insiden tersebut melibatkan wisatawan asal Inggris, Prancis, Hong Kong, dan Jepang.


(WIL)