Pejabat Somalia Tewas Terkena Ledakan Bom Mobil

Willy Haryono    •    Senin, 10 Apr 2017 14:57 WIB
konflik somalia
Pejabat Somalia Tewas Terkena Ledakan Bom Mobil
Sebuah mobil yang hancur di lokasi ledakan bom di Mogadishu, Somalia, 9 April 2017. (Foto: AFP/MOHAMED ABDIWAHAB)

Metrotvnews.com, Mogadishu: Seorang pejabat pemerintahan Somalia tewas terkena ledakan bom yang dipasang di mobilnya di Mogadishu, Senin 10 April 2017. 

Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan, namun grup ekstremis al Shabaab telah meningkatkan intensitas pengebomannya di ibu kota dalam rangka menentang pemerintah. 

"Bom mobil menewaskan seorang pejabat junior pemerintahan," kata juru bicara Wali Kota Mogadishu, Abdifatah Omar Halane, seperti disitat Reuters

Satu hari sebelumnya, bom mobil di Mogadishu menewaskan sedikitnya 15 orang. Kepala militer Somalia yang baru dilantik selamat dalam serangan tersebut. 

Setelah ledakan tersebut, pasukan Somalia terlibat baku tembak antar sesama (friendly fire)n di sebuah pangkalan militer selama lebih kurang 15 menit. 

"Pasukan keamanan nasional sedang melancarkan operasi di sekitar pangkalan militer, dan mereka secara tidak sengaja saling tembak," ujar Abdikadir Hussein, seorang polisi lokal. 

Presiden Somalia Mohamed Abdullahi Mohamed merombak institusi keamanan negaranya untuk mengalahkan al Shabaab yang terafiliasi al Qaeda.

Mohamed, berbicara beberapa hari setelah Presiden Donald Trump meningkatkan aktivitas militer Amerika Serikat di Somalia, menegaskan bahwa mengalahkan al Shabaab adalah prioritas utamanya.

Somalia telah terjerumus dalam perang saudara sejak 1991, ketika beberapa petinggi klan menggulingkan presiden untuk kemudian bertarung satu sama lain. 

Kekeringan telah membuat Somalia terancam dilanda musibah kelaparan. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan separuh total populasi Somalia membutuhkan bantuan darurat pada Juli mendatang.


(WIL)