Korban Tewas Kekerasan Etnis di Nigeria Jadi 200 Orang

Willy Haryono    •    Kamis, 28 Jun 2018 09:06 WIB
konflik nigeria
Korban Tewas Kekerasan Etnis di Nigeria Jadi 200 Orang
Presiden Nigeria Muhammadu Buhari. (Foto: AFP)

Lagos: Lebih dari 200 orang tewas dalam bentrokan etnis di sepanjang akhir pekan kemarin di Nigeria tengah. Bentrokan terjadi antara kelompok petani dan penggembala yang sudah sejak lama berseteru di Nigeria.

Seperti dikutip dari Associated Press, Rabu 27 Juni 2018, total kematian terbaru disampaikan Gubernur Plateau, Simon Lalong, dalam sebuah konferensi pers yang dihadiri Presiden Muhammadu Buhari.

Angka kematian sebelumnya tercatat hanya 86, namun kemudian melonjak menjadi lebih dari 200. Hal ini menjadikan bentrokan di Plateau sebagai yang terburuk dalam sejarah Nigeria tahun ini.

Bentrokan antara petani dan penggembala dipicu perebutan lahan dan sumber daya. Kekerasan juga diperkuat sentimen agama antara Muslim di wilayah utara dan Kristen di selatan.

Karena jumlah kematian yang sangat besar, sejumlah analis menyebut bentrokan ini bisa menjadi lebih mematikan ketimbang pemberontakan kelompok militan Boko Haram.

Kekerasan etnis, agama dan politik di Nigeria telah menewaskan ribuan orang dalam beberapa dekade terakhir.

Kantor kepresidenan Buhari menyerukan masyarakat untuk "tetap tenang" dan berjanji menyeret semua orang yang bertanggung jawab atas serangan ke hadapan hukum.

Namun sang presiden mengingatkan mengenai potensi terjadinya serangan lebih lanjut di Plateau.


(WIL)