50 Mumi 'Keluarga Elite' Ditemukan di Mesir

Willy Haryono    •    Minggu, 03 Feb 2019 11:26 WIB
mesir
50 Mumi 'Keluarga Elite' Ditemukan di Mesir
Lima puluh mumi ditemukan di situs pemakaman di Minya, Mesir, Sabtu 2 Februari 2019. (Foto: AFP)

Minya: Lima puluh mumi era Ptolmaeic (305-30 Sebelum Masehi) telah ditemukan sekelompok arkeolog Mesir. Kelima puluh mumi, 12 di antaranya ukuran anak-anak, ditemukan di empat situs pemakaman sedalam sembilan meter di Tuna El-Gebel, Minya, di wilayah selatan dari Kairo.

Beberapa dari mumi terbungkus kain, sebagian lainnya di peti batu dan kayu. 

"Semua mumi dalam kondisi terawetkan dengan baik. Ada beberapa mumi yang terbungkus, dan ada yang ditulis tulisan Demotic," ujar pernyataan Kementerian Benda Antik Mesir, seperti dikutip dari Deutsch Welle, Sabtu 2 Februari 2019.

Sekretaris Jenderal Kementerian Benda Antik Mesir Mostafa Waziri mengatakan identitas 50 mumi masih belum dapat dipastikan. "Kami tidak menemukan nama-nama yang tertulis (di empat situs makam)," kata dia.

Namun ia menambahkan bahwa metode mumifikasi 50 mumi ini mengindikasikan bahwa mereka dulunya adalah orang-orang terpandang atau memiliki status sosial tinggi di era Mesir kuno.

Waziri menyebut serpihan artefak dan tulisan kuno di empat situs pemakaman telah membantu tim arkeolog dalam menentukan tanggal asal mumi.

Situs di Minya, ditemukan dalam sebuah ekskavasi pada Februari tahun lalu. Menurut Kementerian Benda Antik Mesir, kompleks pemakaman tersebut "kemungkinan adalah milik sebuah keluarga elite."

Penemuan 50 mumi ini adalah kali pertama di tahun 2019, dan dilakukan lewat sebuah misi gabungan Pusat Riset Studi Arkeologi Universitas Minya.

Mesir telah mengumumkan serangkaian penemuan artefak dalam beberapa bulan terakhir, dengan harapan dapat menghidupkan kembali sektor pariwisata yang sempat terpukul akibat gelombang aksi terorisme.


Mumi di situs Minya. (Foto: AFP)


Mumi di situs Minya. (Foto: AFP)


Mumi di situs Minya. (Foto: AFP)


(WIL)