Boko Haram Kembali Bunuh 7 Tentara Nigeria

Thomas Harming Suwarta    •    Kamis, 15 Sep 2016 02:00 WIB
boko haram
Boko Haram Kembali Bunuh 7 Tentara Nigeria
Kepala grup ekstremis Boko Haram Abubakar Shekau. (AFP)

Metrotvnews.com, Nigeria: Tujuh tentara Nigeria tewas dan delapan lainnya luka-luka dalam dua serangan terpisah yang dilakukan sebuah kelompok militan islam, Boko Haram. Kedua serangan terjadi di wilayah Diffa Tenggara di dekat perbatasan Nigeria.

“Lima dari mereka tewas saat penyergapan pada Senin pagi oleh "anggota kelompok teroris Boko Haram" dan enam orang lainnya luka-luka,” kata pejabat tersebut dilansir dari AFP.

Dalam sebuah insiden sebelumnya pada tanggal 8 September, dua tentara tewas dan dua lainnya luka-luka saat kendaraan patroli mereka melintasi alat peledak rakitan.

Dan pada awal bulan ini, lima orang warga tewas dan dua lainnya luka-luka di daerah yang sama dalam serangan lain oleh kelompok jihadis yang berbasis di Nigeria ini.

Dalam catatan, selama tujuh tahun pemberontakan Boko Haram telah menewaskan sedikitnya 20.000 orang di Nigeria dan daerah perbatasan negara tetangga seperti Chad dan Kamerun. Selain banyak warga tewas, pemberontakan ini juga membuat sekitar 2,6 juta warga harus kehilangan tempat tinggal.

Sementara itu, kelompok jihad Boko Haram juga merilis sebuah video terbaru tanpa pemimpin utama mereka Abubakar Shekau, yang menurut tentara Nigeria ia telah terluka parah akibat serangan udara. Dalam video berdurasi 13 menit yang diposting di YouTube akhir Selasa kemarin itu menunjukkan seorang pria tak dikenal mengenakan jubah putih sambil menggantung pedang di sisinya sambil memimpin sholat Ied di sebuah masjid.

Tampak juga dalam video ini ratusan warga yang tampaknya kruang gizi beserta anak-anak yang diduga pendukung kelompok ini. Pria itu mengatakan bahwa dirinya mewakili Shekau. "Saudara-saudara, hari ini adalah Idul Fitri. Inilah kekhalifahan Islam di bawah kepemimpinan Abubakar Shekau, semoga Allah melindungi dia," katanya.

Sebelumnya tentara Nigeria mengklaim Shekau mengalami luka seirus pada 23 Agustus lalu akibat sebuah serangan udara. "Kami menyampaikan salam lebaran untuk saudara-saudara kami di seluruh dunia di bawah kekhalifahan Islam dan terutama pemimpin kami Abubakar Shekau, semoga Allah melindungi dia," kata pria itu.


(Des)