Warga Afrika Murka Mengetahui Ada Bocah Diperkosa

Arpan Rahman    •    Jumat, 28 Sep 2018 14:49 WIB
pemerkosaanafrika selatan
Warga Afrika Murka Mengetahui Ada Bocah Diperkosa
Ilustrasi oleh Medcom

Pretoria: Afrika Selatan (Afsel) terkenal dengan tingginya tingkat serangan seksual. Dua kasus yang terjadi pekan ini terbukti sangat mengerikan.
 
Laporan dua insiden terpisah, yang melibatkan seorang gadis enam tahun yang diperkosa di sebuah kamar mandi restoran dan seorang remaja yang dirudapaksa di rumah sakit oleh seorang dokter gadungan, segera mengirimkan gelombang kejut ke seantero Afsel.
 
Dalam insiden pertama, pada Sabtu 22 September, seorang gadis kecil diduga diperkosa di sebuah kamar mandi restoran di ibu kota Pretoria. Sementara ibunya berada di luar, di ruang makan.
 
Disitir dari SBS, Kamis 27 September 2018, polisi menangkap seorang pria berusia 20 tahun atas insiden itu. Sementara News24 melaporkan, pelaku dituduh melakukan pemerkosaan.
 
Sementara surat kabar The Sowetan melaporkan di provinsi Eastern Cape pada Senin, seorang remaja berusia 17 tahun diperkosa di rumah sakit, hanya beberapa jam setelah melahirkan. Pelaku diketahui sebagai seorang pria yang berpura-pura menjadi dokter. Seorang tersangka juga ditangkap dalam kasus itu.
 
Kedua cerita ini diusung oleh sebagian besar media, dan pembawa acara program telewicara radio populer Eusebius McKaiser mencerca situasi di Afsel di acaranya dan di media sosial. Ia posting di Facebook bahwa 'Afrika Selatan bukan negara aman untuk anak-anak'.
 
Statistik polisi yang dirilis awal bulan ini menunjukkan bahwa perkosaan naik 0,5 persen, dengan 40.035 kasus tercatat pada tahun lalu dibandingkan dengan 39.828 kasus dari tahun sebelumnya.


(FJR)