40 Tewas dalam Kecelakaan Bus Kenya

Fajar Nugraha    •    Rabu, 10 Oct 2018 18:30 WIB
kecelakaan lalu lintas
40 Tewas dalam Kecelakaan Bus Kenya
Ilustrasi kecelakaan, Medcom.id

Rift Valley: Lebih dari 40 orang tewas dalam kecelakaan bus di Kenya, pada Rabu 10 Oktober. Robeknya atap bus diduga menjadi penyebab banyaknya korban.
 
"Laporan yang sampai kepada saya adalah bahwa lebih dari 40 orang tewas di tempat. Tetapi itu bisa lebih karena atap bus itu robek," kata Petugas Lalu Lintas Provinsi Rift Valley, Zero Arome, kepada AFP, Rabu 10 Oktober 2018.
 
Petugas yang berbicara dari tempat kejadian, di barat Kericho county justru menyebutkan jumlah korban tewas berbeda. "Kami menghitung 42 orang tewas, tetapi kami masih di tempat kejadian," katanya.
 
Menurut polisi, bus itu melakukan perjalanan dari Nairobi ke kota barat Kakamega dan membawa 52 penumpang.
 
Palang Merah Kenya menulis di Twitter bahwa bus itu terbalik. Namun rincian lebih lanjut tentang penyebab kecelakaan itu tidak segera tersedia.
 
Statistik resmi menunjukkan bahwa sekitar 3.000 orang meninggal setiap tahun dalam kecelakaan di jalan di Kenya. Tetapi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan angka itu mencapai 12.000.
 
Kecelakaan lalu lintas kerap terjadi di Kenya. Pada Desember 2017, 36 orang tewas dalam tabrakan antara bus dan truk. Sementara pada 2016 lebih dari 40 orang tewas ketika sebuah truk tangki bahan bakar yang tidak terkendali menabrak kendaraan dan kemudian meledak di jalan raya yang padat.


(FJR)