Palestina Usulkan Kerja Sama Kelas Bahasa Indonesia dengan Pemerintah

Fajar Nugraha    •    Kamis, 13 Oct 2016 17:42 WIB
indonesia-palestina
Palestina Usulkan Kerja Sama Kelas Bahasa Indonesia dengan Pemerintah
Menlu Retno Marsudi terima Konhor Maha Abou Shushes (Foto: Sonya Michaella)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan usulan kerja sama dari Palestina akan didalami oleh pemerintah.
 
Hal tersebut disampaikan oleh Menlu Retno saat Marsudi menerima kunjungan Konsul Kehormatan (Konhor) RI untuk Palestina, Maha Abou Shushes di Jakarta 12 Oktober. Kunjungan Konhor Shushes ke Indonesia ini adalah yang pertama sejak dilantik sebagai Konhor RI oleh Menlu RI di Amman, Yordania, 13 Maret 2016 lalu. 
 
Dalam kesempatan itu, turut hadir lima pengusaha dan Kuasa Usaha Kedubes Palestina di Jakarta mendampingi Konhor RI dan Dirjen Aspasaf Kemlu RI, Dubes RI untuk Yordania, dan Direktur Timur Tengah mendampingi Menlu Retno. (Baca: Temui Menlu, Konsul RI di Palestina Bahas Peluang Usaha untuk WNI).
 
Menlu RI dan Konhor RI membahas peningkatan kerja sama bilateral, terutama di bidang ekonomi, perdagangan dan pariwisata. Salah satu yang dibahas adalah tawaran Palestina untuk menjajaki kerja sama bebas pajak dengan Indonesia. Sehingga barang produksi Palestina seperti minyak zaitun dan kurma, yang tidak dihasilkan di Indonesia, bisa dinikmati secara luas oleh masyarakat Indonesia.
 
Selain itu, Palestina mengharapkan investor Indonesia mau menanamkan modal di bidang IT dan agribisnis agar kaum muda lulusan enam universitas di Palestina bisa tetap tinggal dan bekerja di Tanah Air mereka. Lebih banyak kaum muda yang bekerja di tanah Palestina, lebih bagus. 


Pertemuan Menlu Retno Marsudi dan Konhor RI di Palestina (Foto: Sonya Michaella/MTVN).
 
 
Pihak Palestina yakin bahwa tinggal menetap dapat menangkal kebijakan Israel untuk mengusir ataupun mencaplok tanah Palestina. Saat ini, tingkat pengangguran di wilayah Gaza dan Tepi Barat mencapai 40 persen dan 50 persen.
 
Selain itu dibahas juga mengenai potensi kerja sama budaya untuk membangun Rumah Indonesia di Palestina. Lembaga Persahabatan Palestina-Indonesia, yang dibangun dua tahun lalu, dikelola oleh para sukarelawan. 
 
"Delegasi Palestina juga mengusulkan pembukaan kelas bahasa agar kebudayaan Indonesia agar Indonesia makin dikenal. Nama Indonesia makin harum di negara ini terutama sejak Rumah Sakit Indonesia, hasil sumbangan masyarakat Indonesia diresmikan di Gaza awal 2016," pernyataan Kementerian Luar Negeri RI, yang disitat dari situs resmi Kemlu.go.id, Kamis (13/10/2016).
 
"Menlu Retno turut menyampaikan bahwa usulan kerja sama dari Palestina akan didalami karena sudah menjadi komitmen Indonesia memberikan bantuan kapasitas bagi warga Palestina, termasuk untuk penguatan perekonomian. Di setiap konferensi internasional mengenai Palestina, Indonesia terus menyuarakan dukungan bagi kemerdekaan Palestina," lanjut pernyataan itu.
 
Konhor RI untuk Palestina memimpin delegasi pengusaha Palestina ke Indonesia dalam rangka mengikuti Trade Expo Indonesia (TEI) 2016 yang diselenggarakan oleh Kemdag RI, 12-16 Oktober di Jakarta. 42 orang pengusaha Palestina ikut dalam rombongan ke Jakarta dan berharap dapat menjalin kesepakatan bisnis dengan pengusaha Indonesia.
 
Seusai bertemu dengan Menlu Retno, Konhor Maha langsung meluncur ke arena TEI guna memimpin pertemuan dengan delegasi KADIN Indonesia Komite Timur Tengah dan OKI dalam rangka penguatan kerja sama bilateral di bidang perdagangan dan ekonomi.

(FJR)

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

22 hours Ago

Bali Democracy Forum (BDF) IX resmi ditutup. Sejak pertama kali diadakan pada 2008, tingkat keikutsertaan…

BERITA LAINNYA