Arab Saudi Marah AS Campur Tangan Kasus Khashoggi

Marcheilla Ariesta    •    Senin, 17 Dec 2018 12:42 WIB
amerika serikatas-arab saudi
Arab Saudi Marah AS Campur Tangan Kasus Khashoggi
Jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi dibunuh di dalam gedung Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki. (Foto: AFP).

Riyadh: Pemerintah Arab Saudi mengatakan Senat Amerika Serikat (AS) terlalu ikut campur dalam urusan dalam negeri mereka. Mereka memperingatkan itu berdampak pada hubungan strategis kedua negara.

"Kerajaan mengutuk posisi terakhir Senat AS yang didasarkan pada tuduhan yang tak dapat dibuktikan kebenarannya. Kami menolak campur tangan terang-terangan dalam urusan internal ini," kata Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dalam sebuah pernyataan resmi, dikutip dari AFP, Senin 17 Desember 2018.

Senat yang dikuasai Partai Republik pada Kamis lalu untuk mengakhiri dukungan militer Amerika pada perang di Yaman, yang dipimpin koalisi Liga Arab. Mereka juga meminta Putra Mahkota Mohammed bin Salman bertanggung jawab atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Pemungutan suara ini secara simbolis dilakukan untuk memberi peringatan kepada Presiden AS Donald Trump. Mereka menganggap Trump kukuh mendukung Pemerintah Arab Saudi.

"Dengan langkah ini, Senat AS mengirim pesan yang salah kepada semua orang yang ingin menimbulkan keretakan dalam hubungan kedua negara," kata mereka.

"Kerajaan berharap pemungutan suara itu tidak masuk ke dalam perdebatan politik domestik AS untuk menghindari dampak negatif pada hubungan strategis ini," imbuh mereka.

Resolusi Senat AS mengakui hubungan Washington-Riyadh penting, namun mereka meminta Negeri Petro Dolar memoderasi kebijakan luar negerinya. Resolusi tersebut tidak dapat diperdebatkan dalam Dewan Perwakilan sebelum Januari tahun depan. Kemungkinan Trump akan memveto hal tersebut.


(FJR)