Kematian Jamal Khashoggi

Jurnalis Turki Ungkap Kata-Kata Terakhir Khashoggi

Arpan Rahman    •    Minggu, 11 Nov 2018 14:04 WIB
arab sauditurkiJamal Khashoggi
Jurnalis Turki Ungkap Kata-Kata Terakhir Khashoggi
Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki. (Foto: AFP)

Ankara: Seorang jurnalis senior Turki mengungkapkan sedikit suara dari rekaman terkait pembunuhan brutal jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi. Dari rekaman itu terdengar suara Khashoggi menjelang kematiannya.

Nazif Karaman, Kepala Departemen Investigasi di surat kabar asal Turki Daily Sabah, mengatakan pada Sabtu 10 November 2018 bahwa pelaku pembunuhan menggunakan tas untuk mencekik dan membuat Khashoggi kehabisan napas.

"Saya tercekik. Lepaskan tas ini dari kepala saya. Saya takut Claustrophobia," ucap suara tersebut, yang disebut Karaman sebagai Khashoggi. Karaman membagi informasi ini dengan saluran televisi Al Jazeera

Claustrophobia adalah istilah bagi rasa takut seseorang terhadap ruang sempit dan tertutup. Pernyataan Karaman ini diakuinya didapat dari sebuah rekaman audio, yang disebut otoritas Turki dapat membuktikan bahwa Khashoggi memang dibunuh di Konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengaku sudah membagi rekaman audio itu ke lima negara, termasuk Arab Saudi. Erdogan menyebut Arab Saudi sebenarnya sudah mengetahui siapa pembunuh Khashoggi.


Acara mengenang Jamal Khashoggi di AS. (Foto: AFP)

Dalam wawancara dengan Al Jazeera, Karaman mengatakan pencekikan terhadap Khashoggi berlangsung sekitar tujuh menit. Ia mengutip informasi dari badan intelijen Turki mengenai tim asal Arab Saudi yang beranggotakan 15 orang.

Tim itu dikirim dari Arab Saudi ke Istanbul untuk membunuh Khashoggi. Karaman mengatakan tim menghabiskan waktu 15 menit di dalam konsulat untuk memutilasi jasad Khashoggi usai jurnalis itu tewas kehabisan napas.

Ia menambahkan para pembunuh itu memasang plastik di sebuah ruangan di konsulat, untuk mencegah agar darah Khashoggi tidak tercecer ke lantai. Salah al-Tabiki, salah satu anggota tim yang disebut sebagai pakar forensik, kemudian memotong tubuh Khashoggi menjadi lima bagian agar dapat dimasukkan ke dalam tas besar. Lima tas itu kemudian dipindahkan ke sebuah mobil milik konsulat dan dibawa ke area luas.

Baca: Media Turki Sebut Jasad Khashoggi Dibuang ke Got

Karaman tidak mengelaborasi mengenai bagaimana cara tim pembunuh itu dalam membuang jasad Khashoggi. Hingga saat ini, keberadaan jasad Khashoggi masih menjadi pertanyaan besar dalam investigasi Turki.

Namun ia menyebut tim pembunuh itu datang ke Turki dengan membawa sejumlah "peralatan khusus." Karaman mengatakan sejumlah foto dari peralatan itu akan dimunculkan di Daily Sabah dalam beberapa hari ke depan.

Selain itu, Karaman juga mengatakan Daily Sabah berencana merilis detail dari rekaman audio pembunuhan Khashoggi.


(WIL)