Delegasi Kemanusiaan Indonesia KNRP Tembus Aleppo

Antara, Fauzan Hilal    •    Rabu, 06 Sep 2017 11:42 WIB
pengungsi suriah
Delegasi Kemanusiaan Indonesia KNRP Tembus Aleppo
Ketua Umum KNRP, Suripto di kamp pengungsian.

Metrotvnews.com, Aleppo: Delegasi Kemanusiaan Merah Putih Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) berhasil menembus perbatasan Suriah dan masuk ke wilayah Aleppo, Sabtu 2 September 2017. Meraka datang membawa hewan kurban untuk dibagikan ke rakyat Palestina yang hidup dipengungsian.
 
"Kami bersyukur, karena setelah melewati perbatasan, delegasi Merah Putih KNRP disambut ratusan pengungsi Palestina. Mereka sebagian besar adalah anak-anak," kata Ketua Umum KNRP, Suripto dikutip dari Antara, Rabu 6 September 2017.
 
Suripto menjelaskan, perjalanan masuk Suriah dimulai setelah salat Asar di Ekrem Cetin Cemi, Kilis, Turki Selatan. Delegasi merah putih KNRP yang berjumlah tiga orang mulai menelusuri perbatasan Suriah hingga masuk melalui Babul Abyadh atau lebih dikenal Babus Salaam.

Baca: Nasib Ribuan Warga Aleppo dalam Bahaya

Suripto mengatakan, misi delegasi Merah Putih KNRP merupakan yang pertama kalinya masuk Suriah pasca terjadinya konflik berdarah.
 
Suripto menjelaskan, aksi ini murni kemanusiaan dan tidak melibatkan diri dalam konflik yang sedang berlangsung, KNRP hanya ingin membantu korban perang.
 
"Lebih khusus lagi para pengungsi asal Palestina yang ada di Suriah dan terpaksa menjadi pengungsi karena konflik berkepanjangan yang terjadi di Suriah," kata Suripto.
 
Sembelih Hewan Kurban
 
Setelah menginap di rumah penduduk, aksi kemanusiaan dilanjutkan pada Senin 3 September 2017 di Kota Arra'i, masih di wilayah Aleppo. Di kota kecil ini tim KNRP bekerja sama dengan NGO Turki, AFAD yang menyediakan fasilitas lokasi penyembelihan kurban dan kendaraan pendistribusian daging kurban.

Baca: PBB Sebut Serangan Aleppo Kejahatan Perang

Delegasi merah putih KNRP menyaksikan penyembelihan 300 ekor domba dan langsung didistribusikan ke kamp-kamp pengungsian. Ada sekitar 2000 warga yang menerima daging kurban ini. Lokasi penyembelihan di dua kota, Azaz dan Arrai, provinsi Aleppo, Suriah. Pengungsi juga mainan anak-anak dan pakaian di Hari Raya Iduladha.
 
Suasana acara kemanusiaan berlangsung lancar, penuh suka cita ditambah aneka perlombaan (games) untuk anak-anak pengungsi, juga dilangsungkan acara penampilan seni dan beberapa orang tua ikut terlibat acara perayaan hari raya di hari ke-2 dan ke-3 Idul Adha.
 
"Kondisi di lapangan sangat sulit menemukan satu kamp yang khusus menampung pengungsi Palestina saja, karena mereka membaur dengan pengungsi Suriah lainnya," kata Suripto.




(FZN)