Warga Qatar Ogah Konsumsi Produk Arab Saudi

Sonya Michaella    •    Jumat, 30 Jun 2017 13:05 WIB
kisruh qatar
Warga Qatar Ogah Konsumsi Produk Arab Saudi
Produk-produk Arab Saudi dan Uni Emirat Arab yang masuk ke Qatar. (Foto: Reuters)

Metrotvnews.com, Doha: Tak lama setelah negara-negara Teluk, seperti Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Mesir memutus hubungan diplomatik dengan Qatar, seketika warga Qatar berbondong-bondong membanjiri supermarket untuk membeli persediaan makanan.

Pasalnya, Arab Saudi kini telah menyetop ekspor makanannya ke Qatar. Biasanya, ekspor makanan tersebut masuk melalui perbatasan darat Arab Saudi-Qatar, yang kini sudah ditutup.

Namun sekarang, warga Qatar seakan tak mau lagi mengonsumsi produk dari negara-negara Teluk, terutama dari Arab Saudi.

"Orang-orang bertanya dari mana produk ini berasal. Jika saya mengatakan ini berasal dari Arab Saudi, mereka tak jadi membeli," kata seorang pemilik toko kelontong di Doha bernama Ranjit Kumar Pulami.



Dikutip Al Jazeera, Jumat 30 Juni 2017, seorang warga Doha mengaku bahwa ia kini tak lagi memakai produk asal Arab Saudi dan negara Teluk lainnya.

"Saya tidak lagi membeli produk dari mereka (negara Teluk)," ucap seorang pembeli di toko kelontong Pulami.

Tak hanya di supermarket, hal yang sama juga terjadi di sejumlah restoran di Doha. Sejumlah restoran di Doha kini tak lagi menjual makanan khas Arab Saudi atau Uni Emirat Arab.

Ketika dikonfirmasi ke pemerintah soal pemboikotan oleh warganya, Kementerian Luar Negeri Qatar enggan berkomentar, begitu juga dengan media pemerintah.

Sebaliknya, kini warga Qatar mulai mengonsumsi produk-produk dari Turki dan Iran. Bahkan, mereka mengakui mulai menyukai susu buatan Turki.



(WIL)