Pemimpin ISIS Dikabarkan Masih Hidup Namun Terluka

Arpan Rahman    •    Selasa, 13 Feb 2018 11:38 WIB
isis
Pemimpin ISIS Dikabarkan Masih Hidup Namun Terluka
Pemimpin ISIS Abubakar al-Baghdadi dikabarkan kesehatannya memburuk (Foto: AFP).

Deir Ezzor: Abu Bakr al-Baghdadi, pemimpin kelompok Islamic State (ISIS), masih hidup namun cedera. Kesehatannya yang buruk telah memaksa dia melepaskan kendali atas kelompok tersebut.
 
Menurut seorang kepala intelijen Irak dan pejabat AS, Senin 12 Februari Baghdadi bersembunyi di padang pasir di sisi Suriah di perbatasan Suriah-Irak timur laut provinsi Deir Ezzor, kata Abu Ali al-Basri, direktur jenderal intelijen dan kantor kontra-terorisme di Kementerian Dalam Negeri Irak.
 
"Kami memiliki informasi dan dokumen yang tak terbantahkan dari sumber-sumber di dalam organisasi teroris bahwa al-Baghdadi masih hidup dan bersembunyi," kata Basri, seperti dilaporkan kantor berita Israel, Arutz Sheva, yang dikutip Telegraph, Selasa 13 Februari 2018.
 
Dia menambahkan bahwa pemimpin ISIS itu menderita patah tulang dan luka serius yang kemungkinan dari akibat serangan udara sebelumnya terhadap kubu organisasi tersebut di Irak dan Suriah.
 
"Baghdadi, yang juga menderita diabetes, diperkirakan tidak dapat berjalan tanpa bantuan karena luka-lukanya sejak serangan pada 2015," menurut Telegraph.
 
Basri menggambarkan kondisinya 'parah'. Katanya pemimpin ISIS tersebut baru-baru ini dirawat di sebuah rumah sakit di gurun Jazeera karena keadaan psikologisnya yang memburuk.
 
Beberapa tahun terakhir, muncul laporan kacau tentang keberadaan Baghdadi dan soal apakah dia masih hidup atau telah tewas.
 
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan beberapa bulan lalu bahwa pemimpin ISIS mungkin berada di antara sekelompok anggota ISIS yang tewas. Saat itu Rusia  dalam serangan udara Rusia di selatan Raqqa, ibu kota de facto ISIS di Suriah.
 
Pemantau Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) kemudian mengklaim bahwa pihaknya telah 'mengonfirmasi informasi' bahwa Baghdadi sudah terbunuh, mengutip komandan ISIS tingkat tinggi.
 
Pejabat Amerika Serikat tetap skeptis. Menteri Pertahanan Jim Mattis berkata pada akhir Juli, dia berasumsi bahwa Baghdadi masih hidup. Pada September, ISIS merilis rekaman Baghdadi, mungkin untuk membantah laporan kematiannya.
 
Laporan terakhir, mengutip sebuah unit media yang dikelola Hizbullah, mengatakan bahwa pemimpin ISIS berada di kota Albu Kamal, Suriah, selama tentara Suriah dan operasi sekutu menyerbu ke sana. Unit itu tidak mengatakan apa yang terjadi pada Baghdadi.
 
Pejabat AS mengkonfirmasi kepada CNN, pada Senin, bahwa sementara luka-luka Baghdadi tidak dianggap mengancam jiwanya, tapi memang serius hingga dia belum dapat terus memimpin operasi harian ISIS.
 
Baghdadi, yang nama aslinya Ibrahim Awad Ibrahim al-Badri, dianggap berkomunikasi dengan pengikut kelompok tersebut melalui pesan suara yang mengirimkan layanan aplikasi terenkripsi.
 
ISIS mempertahankan kehadiran yang signifikan di dataran gurun Provinsi Hasakeh di timur laut Suriah. Kendati telah kehilangan sebagian besar khilafah lintas batas yang juga mencakup sepertiga wilayah tetangga Irak.
 
Hisham al-Hashimi, penasihat pemerintah Irak dalam pertempurannya lawan ISIS, mengatakan bahwa dari 43 anggota pendiri kelompok itu Baghdadi adalah yang terakhir yang tersisa, menurut The Telegraph.
 
Dia katakan bahwa sebagian besar komandan paling senior ekstremis tersebut sudah terbunuh. Menyisakan kelompok teroris itu tanpa kepemimpinan sebenarnya.



(FJR)


62 Militan Al-Shabab Tewas Dihantam Serangan AS

62 Militan Al-Shabab Tewas Dihantam Serangan AS

9 hours Ago

Militer Amerika Serikat (AS) mengatakan telah menewaskan 62 anggota kelompok militan Al-Shabab…

BERITA LAINNYA