Empat Orang Ditahan atas Insiden Balon Udara Mesir

Willy Haryono    •    Minggu, 07 Jan 2018 11:05 WIB
balonmesir
Empat Orang Ditahan atas Insiden Balon Udara Mesir
Balon udara terbang di atas kota Luxor, Mesir, 15 November 2007. (Foto: AFP)

Kairo: Kantor kejaksaan Mesir memerintahkan penangkapan empat orang atas insiden jatuhnya sebuah balon udara yang menewaskan satu turis dan melukai belasan lainnya. 

Penangkapan meliputi seorang pilot, kepala bandara tempat perjalanan dimulai dan dua pejabat dari perusahaan pemilik balon udara. Mereka akan ditahan selama empat hari sembari menunggu proses pengadilan, Sabtu 6 Januari 2018. 

Insiden terjadi pada Jumat saat angin kencang membuat balon udara berisi 20 turis terbang keluar jalur di kota Luxor. Kementerian Penerbangan Sipil Mesir mengatakan sejumlah balon udara lainnya dengan total 400 turis telah mendarat dengan selamat. 

Khaled Mujahid, juru bicara Kementerian Kesehatan dan Populasi, menyebutkan bahwa semua korban telah dibawa ke rumah sakit internasional di Luxor. 

Seperti dikutip The New Arab, Mujahid menyatakan wanita yang tewas dalam insiden itu berusia 36 tahun asal Afrika Selatan. Sebagian besar korban luka mengalami patah tulang dan memar. 

Namun ada dua penumpang yang berada dalam kondisi serius. Mujahid menolak menyebutkan detail kondisi keduanya.

Ia hanya menekankan RS Internasional Luxor memiliki fasilitas serta staf memadai yang merawat semua korban dengan seksama.

Meski terjadi insiden, penerbangan balon udara di Mesir tetap berjalan seperti biasa. Pada 2013, sedikitnya 19 turis asing tewas saat balon udara yang mereka naiki di Luxor terbakar.



(WIL)

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

1 day Ago

Myanmar menyanggupi akan menyediakan tempat penampungan sementara bagi Rohingya yang kembali.

BERITA LAINNYA