Koalisi Arab Saudi Imbau Warga Yaman Perangi Houthi

Marcheilla Ariesta    •    Selasa, 05 Dec 2017 18:45 WIB
konflik yaman
Koalisi Arab Saudi Imbau Warga Yaman Perangi Houthi
Pemberontak Houthi mengoperasikan sebuah senjata anti-pesawat di Sanaa, Yaman, 2 Desember 2017. (Foto: AFP/MOHAMMED HUWAIS)

Riyadh: Pemimpin koalisi militer Arab Saudi mengatakan pihaknya memantau secara seksama perselisihan yang terjadi dalam kudeta yang terjadi di Sanaa dan seluruh wilayah Yaman.

Seperti dikutip kantor berita Saudi Press Agency (SPA), Selasa 5 Desember 2017, koalisi Arab Saudi menyebut bahwa kudeta di Yaman dilakukan pemberontak Houthi dengan didukung Iran.

"Sudah tiba saatnya bagi seluruh warga Yaman dari berbagai afiliasi partisan dan suku, termasuk anggota Partai Kongres dan partai lain, untuk ikut serta dalam upaya menyingkirkan milisi Houthi," kata Koalisi Arab tersebut.

Partai Kongres dipimpin mantan presiden Yaman Ali Abdullah Saleh, yang tewas dibunuh pemberontak Houthi pada Senin 4 Desember 2017.

"Koalisi Arab Saudi menegaskan dukungannya secara penuh terhadap pemerintah dan rakyat Yaman dalam rangka mempertahankan tanah air dan menjaga persatuan, dalam rangka mewujudkan stabilitas nasional dan keamanan di kawasan," tulis SPA.

Sebelumnya, presiden Yaman Abedrabbo Mansour Hadi meminta loyalis Saleh membentuk aliansi dengan pemerintah pusat untuk melawan pemberontak Houthi. 

"Mari kita buka lembaran baru dan bergandengan tangan untuk mengakhiri geng kriminal berbahaya ini," tegas Hadi, merujuk pada Houthi, kepada partai Kongres Rakyat pimpinan Saleh.

Yaman masih dilanda kekerasan sejak 2014, saat loyalis Houthi dan Saleh menguasai sebagian besar negara, termasuk ibu kota. Presiden Hadi terpaksa melarikan diri dan tinggal sementara di Arab Saudi.

Ketegangan di Yaman meningkat setelah Arab Saudi membentuk koalisi dan menggempur Houthi pada 2015.


(WIL)