Israel kembali Perpanjang Penahanan Remaja Penampar Tentara

Marcheilla Ariesta    •    Jumat, 29 Dec 2017 16:41 WIB
israel palestinapalestina israel
Israel kembali Perpanjang Penahanan Remaja Penampar Tentara
Ahed Tamimi (tengah) hadir di pengadilan militer Israel di desa Betunia, Tepi Barat, 28 Desember 2017. (Foto: AFP/AHMAD GHARABLI)

Tel Aviv: Pengadilan militer Israel memperpanjang masa penahanan remaja Palestina Ahed Tamimi dan ibunya, Nariman, yang telah menampar tentara. Sementara sepupunya, Nour (21), akan dibebaskan pada Minggu besok jika tak ada bukti lain yang memberatkan.

"Ahed Tamimi dan ibunya akan mendapatkan perpanjangan masa penahanan hingga Senin depan," kata juru bicara militer, seperti dilansir dari laman France24, Jumat 29 Desember 2017.

Tamimi dan ibunya ditangkap pada 19 Desember, sementara sepupunya dibawa satu hari setelahnya.

Gadis tersebut dipuji dan dianggap pahlawan oleh masyarakat Palestina. Namanya menggaung setelah sebuah video memperlihatkan dirinya menampar dan menendang dua tentara Israel di desanya di Tepi Barat.

Baca: Israel Perpanjang Penahanan Gadis Palestina Penampar Prajurit

Dalam video tersebut, terlihat Tamimi dan sepupunya mendekati dua tentara Israel. Mereka lalu menyuruh kedua tentara itu untuk pergi, namun tak digubris. Tamimi dan Nour kemudian mendorong, menendang dan menampar kedua tentara.

Tentara lainnya yang membawa persenjataan lengkap tidak menanggapi aksi mereka berdua. Para prajurit Israel mulai mundur setelah ibu Tamimi terlibat.

Remaja perempuan itu pernah terlibat dalam beberapa konfrontasi sebelumnya. Israel pun menuduh keluarga Tamimi menggunakan remaja tersebut sebagai pion untuk memprovokasi.

Namun masyarakat Palestina menegaskan, Tamimi hanya melakukan perlawanan sah atas pendudukan Israel di tanah kelahirannya.



(WIL)


Grup Amal Texas Tampung 30 Imigran yang Ditahan AS

Grup Amal Texas Tampung 30 Imigran yang Ditahan AS

6 hours Ago

Para imigran itu ditampung usai otoritas AS mencabut dakwaan hukum atas tuduhan memasuki wilayah…

BERITA LAINNYA