KBRI Amman Salurkan Bantuan untuk Anak-Anak Palestina

Sonya Michaella    •    Selasa, 29 Nov 2016 12:02 WIB
indonesia-yordania
KBRI Amman Salurkan Bantuan untuk Anak-Anak Palestina
KBRI Amman serahkan bantuan dari Tahir Foundation untuk anak-anak Palestina hadapi musim dingin panjang (Foto: Dok. KBRI Amman)

Metrotvnews.com, Amman: Musim dingin yang memasuki suhu tiga derajat celcius di Palestina, membuat anak-anak sekolah membutuhkan uluran bantuan.

Bantuan yang diberikan adalah berupa bantuan tunai sebesar USD10.000 oleh Tahir Foundation, milik filantropis asal Indonesia, Dato Tahir. Bantuan ini dipercayakan oleh KBRI Amman untuk disalurkan kepada anak-anak di Palestina.

"Kami berharap bantuan ini dapat mengurangi penderitaan anak-anak Palestina. Musim dingin yang berlangsung lama akan mengganggu anak-anak sekolah di Tepi Barat maupun Gaza," ucap Duta Besar RI untuk Yordania, Teguh Wardoyo, seperti keterangan tertulis dari KBRI Amman yang diterima Metrotvnews.com, Selasa (29/11/2016).

Dari KBRI Amman, bantuan ini dipercayakan terlebih dahulu ke Sekretaris Jenderal Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO) yang berkantor pusat di Amman.



Dubes Teguh berharap JHCO dapat membantu menyalurkan bantuan tunai tersebut kepada rakyat Palestina, terutama untuk keperluan menghadapi musim dingin mendatang yang diperkirakan akan lebih dingin dari tahun-tahun sebelumnya.

Selain melalui JHCO, KBRI Amman juga menyerahkan bantuan tunai dengan jumlah yang sama bagi anak-anak sekolah di Palestina yang berada di Zarqa, Yordania. Bantuan ini diserahkan melalui Dorothy Klaus, Wakil Kepala Badan PBB Urusan Pengungsi Palestina.

Zarqa merupakan satu dari empat kamp pengungsi yang dibangun untuk menampung orang-orang Palestina yang mengungsi saat Perang Arab pada 1948. Kamp ini juga merupakan kamp pengungsi tertua di Palestina. Data UNRWA menyebutkan saat ini terdapat dua juta lebih pengungsi Palestina yang terdaftar.

Selain itu, KBRI Amman saat ini telah dan sedang dalam proses menyalurkan bantuan kepada berbagai pihak sesuai apa yang diberikan Tahir Foundation, antara lain untuk perlindungan TKI yang menghadapi masalah dan komunitas mahasiswa Indonesia di Yordania.



Sekjen JHCO pun menyampaikan apresiasi kepada Dubes Teguh atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya. Sekjen JHCO berjanji akan segera berkoordinasi dengan meminta bantuan lebih lanjut kepada pihak-pihak terkait agar bantuan tersebut tersalurkan, misalnya Angkatan Bersenjata Yordania.

Sekjen JHCO juga menyampaikan adanya harapan akan bantuan kepada pengungsi di Yordania di mana mereka hidup di luar kamp dan berbaur dengan masyarakat setempat.

Saat ini, Yordania menampung lebih dari 4,5 juta pengungsi dari 49 negara yang berbeda. Dari sekitar 1,5 juta pengungsi Suriah, misalnya, hanya sekitar 140.000 yang tinggal di dalam kamp.

Untuk dapat memberikan pelayanan yang baik kepada pengungsi, pemerintah Yordania sangat membutuhkan dukungan dan bantuan para dermawan di dunia, baik pemerintah maupun non pemerintah, mengingat sumber daya yang terbatas.


(FJR)