Turki Bebaskan Jurnalis AS yang Ditangkap Ekstremis

Willy Haryono    •    Kamis, 13 Oct 2016 15:33 WIB
politik turki
Turki Bebaskan Jurnalis AS yang Ditangkap Ekstremis
Lindsey Snell dibebaskan Turki usai ditahan selama dua bulan karena melanggar zona militer. (Foto: FACEBOOK)

Metrotvnews.com, Istanbul: Turki merilis seorang jurnalis asal Amerika Serikat (AS) yang ditahan selama dua bulan usai melarikan diri dari jeratan ekstremis di Suriah. 

Lindsey Snell kini telah bertolak pulang ke Negeri Paman Sam. 

Dia ditangkap pada 6 Agustus karena "melanggar zona militer" usai kabur dari Suriah. Di Suriah, dirinya mendokumentasikan warga sipil yang terkena imbas serangan udara. 

Biografi Snell yang ditulis di Twitter mengidentifikasikan dirinya sebagai jurnalis video untuk beberapa kantor berita, termasuk MSNBC, Vice News dan ABC. Di Facebook, ia menggambarkan dirinya sebagai wanita asal Daytona Beach, Florida, dan telah lulus dari University of Florida pada 2005. Snell adalah seorang Muslim. 

Organisasi pemantau kebebasan pers Komite Perlindungan Jurnalis menyambut baik pembebasan Snell. 

"Pembebasan Lindsey Snell merupakan kabar gembira, tapi masih banyak jurnalis lain yang masih dipenjara di Turki," kata kepala grup Nina Ognianova. 

"Kami menyerukan kepada otoritas Turki untuk mengembalikan peralatan Snell dan membebaskan semua jurnalis yang masih dipenjara di sana," sambung dia. 

Menuliskan pengalamannya di Twitter, Snell mengaku diculik selama 10 hari oleh Al-Nusra Front -- yang telah mengganti namanya menjadi Fateh al-Sham Front -- dan berhasil melarikan diri lewat bantuan "seorang pria pemberani yang mengendarai sepeda motor."

Di Facebook, Snell mengaku telah mendokumentasikan masa tahanannya dengan menggunakan telepon genggam. "Pengalaman ini akan menjadi cerita yang benar-benar gila," tulis dia. 

Snell ditangkap saat melintasi perbatasan dari Suriah ke Turki di provinsi Hatay. Dalam perjalanan pulang ke New York, ia mengaku khawatir terhadap nasib suaminya, Suliman Wardak, yang juga ditahan di Turki. Wardak ditangkap dalam upaya membebaskan istrinya. 

"Mereka masih menahan suami saya. Saat ini saya belum sepenuhnya merasa bebas," ungkap Snell.


(WIL)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA