Turki akan Rekrut 30 Ribu Prajurit usai Percobaan Kudeta

Willy Haryono    •    Rabu, 16 Nov 2016 18:30 WIB
kudeta turki
Turki akan Rekrut 30 Ribu Prajurit usai Percobaan Kudeta
Prajurit Turki ikut dalam parade militer di Siprus. (Foto: AFP/FLORIAN CHOBLET)

Metrotvnews.com, Ankara: Turki akan merekrut lebih dari 30 ribu prajurit baru untuk mengisi kekosongan setelah ribuan personel militer ditendang akibat percobaan kudeta pada Juli. 

Puluhan ribu orang telah ditahan atau dipecat dari jabatannya usai percobaan kudeta berakhir gagal pada 15 Juli. 

Presiden Recep Tayyip Erdogan memecat mereka yang dituduh sebagai elemen liar dalam pergerakan pimpinan tokoh agama Fethullah Gulen.

Sekitar 9.300 personel militer Turki telah ditahan, termasuk 118 jenderal dan laksamana. Sementara ribuan lainnya telah dipecat secara tidak terhormat atau dibekukan jabatannya. 

Namun pemecatan massal memicu masalah baru, seiring usaha pemerintah Turki menghancurkan militan Kurdi dan melancarkan operasi di perbatasan Suriah.

Kantor berita Anadolu mengatakan pasukan Turki berusaha merekrut 30.159 personel baru untuk mencapai kuota yang dibutuhkan pascapercobaan kudeta. Personel baru meliputi 1.322 perwira,3.547 perwira non-komisi, 7.159 prajurit terlatih dan 11.907 tentara kontrak. 

Otoritas Turki berulang kali menegaskan kekuatan militernya tak terpengaruh setelah operasi 'bersih-bersih' usai 15 Juli. 

Namun sejumlah analis menilai efeknya terhadap kekuatan militer Turki cukup telak, terutama dalam jumlah ketersediaan pilot. 

Perdana Menteri Binali Yildirim mengatakan dalam wawancara pada Agustus bahwa Turki membutuhkan pilot militer dan hal itu "tidak bisa dilakukan dalam sehari."

Gulen, yang tinggal terasing di Amerika Serikat (AS) sejak 1999, membantah terlibat dalam percobaan kudeta di negaranya. AS menolak mengekstradisi Gulen jika Turki tidak bisa memberikan bukti kuat keterlibatannya. 


(WIL)