Kolera Tewaskan 34 Orang dan Jangkiti 2.000 Lainnya di Yaman

Willy Haryono    •    Rabu, 10 May 2017 14:00 WIB
konflik yaman
Kolera Tewaskan 34 Orang dan Jangkiti 2.000 Lainnya di Yaman
Petugas medis menangani seorang pasien kolera di Yaman. (Foto: Getty)

Metrotvnews.com, Sanaa: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan penyakit kolera telah menewaskan 34 orang dan membuat lebih dari 2.000 lainnya jatuh sakit dalam kurun waktu kurang dari dua pekan di Yaman. 

"Terdapat 34 kematian terkait kolera dan 2.022 kasus serupa di sembilan wilayah, termasuk Sanaa, selama periode 27 April hingga 7 Mei," ujar seorang petugas WHO kepada AFP, Selasa 9 Mei 2017. 

Ini merupakan gelombang kematian kedua akibat kolera di Yaman dalam setahun, di mana konflik bersenjata telah menghancurkan banyak rumah sakit dan klinik. Jutaan warga Yaman pun kesulitan mendapatkan akses makanan dan air bersih, termasuk di ibu kota sementara di Aden. 

Menurut sejumlah laporan lokal, jumlah kasus kolera di Sanaa, yang dikuasai pemberontak Houthi sejak September 2014, telah meningkat ke angka 218 di berbagai distrik. Sejauh ini, terdapat empat kematian akibat kolera di Sanaa. 

"Pemerintah Sanaa telah memotong gaji staf kebersihan selama hampir enam bulan," ujar Perwakilan Masyarakat Sipil Agensi Lingkungan PBB untuk Asia Barat, Tareq Hassan, kepada The New Arab. 

Hassan mengatakan banyak organisasi non-pemerintah (NGO) lokal dan internasional yang vokal terhadap situasi nahas di Yaman. Tapi menurut dia, semua itu belum cukup mengatasi masalah. 

WHO kini mengklasifikasikan Yaman sebagai salah satu negara dengan darurat kemanusiaan terburuk setelah Suriah, Sudan Selatan, Nigeria dan Irak. 

Konflik di Yaman telah meningkat sejak dua tahun terakhir, seiring intervensi Arab Saudi dalam menggempur Houthi. Lebih dari 10 ribu orang tewas dan tiga juta lainnya kehilangan tempat tinggal di Yaman sejak 2015.


(WIL)