Indonesia Pasok Tas dari Ubi ke Qatar

Sonya Michaella    •    Senin, 06 Aug 2018 15:51 WIB
indonesia-qatar
Indonesia Pasok Tas dari Ubi ke Qatar
Penandatanganan MoU pemasaran tas dari ubi di KBRI Doha. (Foto: Dok. KBRI Doha)

Doha: Sejak Qatar diblokade oleh negara tetangganya sejak Juni tahun lalu, pasar Qatar kini makin terbuka untuk Asia, tak terkecuali Indonesia. 

Kini, Indonesia dan Qatar sepakat untuk memproduksi tas dari ubi, sebagai pengganti bahan plastik. Kesepakatan ini terjalin antara Sein Bags dan Aal Imran WLL.

Sein Bags merupakan joint venture dua perusahaan asal Indonesia dan Oman. Dengan kesepakatan tersebut, akan dipasarkan produk Sein Bags, yakni tas pengganti plastik yang terbuat dari ubi di mana diproduksi menggunakan teknologi Indonesia.

"Pentingnya membawa produk Indonesia ke Qatar guna meningkatkan kerja sama kedua negara. KBRI selalu mendukung bentuk kerja sama apapun yang meningkatkan hubungan ekonomi dan dagang," kata Duta Besar RI untuk Qatar Muhammad Basri Sidehabi, dalam keterangan tertulisnya kepada Medcom.id, Senin 6 Agustus 2018.

Produk tas ubi ini nantinya akan dipasarkan ke negara-negara Teluk lainnya.

"Tas ini 100 persen produk organik Indonesia yaitu dari singkong. Tidak membahayakan lingkungan bahkan hewan pun bisa memakannya dan dalam 180 hari, tas tersebut hancur dengan sendirinya," lanjut dia.

Produk tas ubi ini diharapkan akan mengurangi konsumsi plastik di Qatar yang berdampak buruk terhadap lingkungan. Salah satu swalayan di Qatar tercatat mengonsumsi sekitar lima juta kantong plastik per tahun.

Sebelum krisis Teluk, sekitar 90 persen kebutuhan impor Qatar berasal dari Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Mesir. Dengan adanya isolasi, Qatar berupaya mencari pemasuk baru untuk berbagai produk.



(WIL)