Nomor Penerbangan Jakarta-Sydney Ditemukan dalam Operasi Antiterorisme

Willy Haryono    •    Senin, 31 Jul 2017 18:15 WIB
terorisme
Nomor Penerbangan Jakarta-Sydney Ditemukan dalam Operasi Antiterorisme
Polisi menemukan kertas berisi nomor penerbangan Jakarta Sydney dalam operasi antiterorisme di Sydney, Australia. (Foto: The Daily Telegraph/Perth Now/Toby Zerna)

Metrotvnews.com, Sydney: Kepolisian Australia menemukan sebuah nomor penerbangan dengan rute Jakarta menuju Sydney di tempat sampah di sebuah rumah di Lakemba, dalam operasi antiterorisme yang menguak rencana meledakkan sebuah pesawat komersil. 

Dalam operasi tersebut, polisi juga menemukan bom buatan tangan yang disamarkan dengan berbentuk alat penggiling daging. 

Sebuah surat dengan alamat Surry Hills juga ditemukan dalam operasi di Sydney tersebut, yang digelar pada akhir pekan kemarin. Kantor berita The Daily Telegraph menyaksikan langsung polisi yang menemukan surat tersebut. 

Petugas terus memeriksa isi tempat sampah tersebut, dan segala benda yang ada di dalamnya dimasukkan dalam kantung barang bukti. 

              
(Foto: Toby Zerna)                                                          (Foto: Toby Zerna)

Tempat sampah lain di sekitar lokasi juga diperiksa. Aparat dengan berhati-hati menyortir kulit alpukat, botol bir, cangkang telur dan plastik pembungkus makanan, sebelum akhirnya menemukan kertas terkait nomor penerbangan Jakarta-Sydney. 

Empat pria dituduh terkait dengan rencana meledakkan sebuah pesawat rute internasional dengan menggunakan bom berbentuk alat penggiling daging. 

Pekan lalu, keempat pria itu tidak berada dalam radar intelijen Australia. Satu dari mereka diketahui memiliki catatan kriminal ringan, yakni pelanggaran lalu lintas. 

Namun semua itu berubah saat otoritas Australia mendapatkan "sepotong data intelijen" mengenai kemungkinan adanya rencana teror dengan menggunakan bom buatan tangan. 


Polisi menggiring seorang pria dalam operasi antiterorisme di Sydney. (Foto: 9NEWS)

Ketika itu, Australia meyakini keempat pelaku akan menyelundupkan bom itu ke penerbangan rute Timur Tengah, kemungkinan Dubai, dengan menyembunyikannya di sebuah koper. 

Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull pada Minggu 30 Juli mengklaim telah berhasil membongkar "rencana teror" untuk menjatuhkan sebuah pesawat terbang dengan bom rakitan atau IED

Setelah penggerebekan di Sydney, Australia meningkatkan pengamanan di sejumlah bandara. Para calon penumpang juga diminta datang ke bandara dua jam lebih awal untuk menjalani serangkaian pemeriksaan. 

PM Turnbull menyebut plot teroris dalam menjatuhkan pesawat "masuk dalam kategori rencana matang," bukan sesuatu yang biasa dilakukan pelaku amatir.


(WIL)