Oposisi Zimbabwe Tolak Hasil Pemilu

Marcheilla Ariesta    •    Jumat, 03 Aug 2018 14:39 WIB
zimbabwe
Oposisi Zimbabwe Tolak Hasil Pemilu
Ketua partai oposisi MDC, Nelson Chamisa. (Foto: AFP).

Harare: Ketua Gerakan untuk Perubahan Demokratis (MDC) Zimbabwe mengatakan partainya menolak hasil pemilihan umum. Pernyataan ini disampaikan beberapa menit sebelum Presiden petahana Emmerson Mnangagwa dinyatakan sebagai pemenang.

"Mereka (hasil) palsu, tidak asli. Kami menolaknya," ucap juru bicara MDC Morgen Komichi, seperti dilansir dari ENCA, Jumat 3 Agustus 2018.

Dia mengatakan akan membawa kasus ini ke pengadilan.

Mnangagwa, mantan sekutu Robert Mugabe menang dalam pemilihan umum di negara tersebut. Mnangagwa membutuhkan lebih dari 50 persen suara untuk menang tanpa adanya putaran kedua dilakukan.

Dia berhasil mengalahkan Nelson Chamisa dari MDC dengan perolehan 50,8 persen suara. Namun, kemenangan partai penguasa ini telah membuat Zimbabwe ricuh. Tiga orang pun dilaporkan tewas akibat kerusuhan yang terjadi.

Kerusuhan pecah di ibu kota Harare setelah partai oposisi menuding pemilu pertama tanpa Mugabe ini, banyak kecurangan.

Mereka menduga Partai ZANU-PF melakukan serangkaian kecurangan. Akibat kerusuhan ini,  pemerintah pun mengumumkan bahwa partai oposisi bertanggungjawab sepenuhnya.

Tentara pun menjaga markas ZANU-PF sesaat menjelang pengumuman dengan membawa truk meriam baja dan personel menggunakan rompi anti-peluru.


(FJR)