PM Lebanon Tunda Pengunduran Dirinya

Sonya Michaella    •    Kamis, 23 Nov 2017 08:35 WIB
konflik lebanon
PM Lebanon Tunda Pengunduran Dirinya
PM Lebanon, Saad al-Hariri. (Foto: AFP)

Beirut: Perdana Menteri Lebanon, Saad al-Hariri membatalkan pengunduran dirinya. Pengumuman ini ia siarkan setelah dirinya bertemu dengan Presiden Michel Aoun.

"Saya mengajukan pengunduran diri saya kepada Presiden, tetapi dia meminta saya untuk menundanya agar dapat berdialog," kata Hariri, dikutip dari Morning Star, Kamis 23 November 2017.

"Saya menyetujui masukan dari Presiden," lanjut dia lagi.

Pengumuman ini merupakan langkah mengejutkan dari Hariri yang kedua, setelah pertama kali dia mengumumkan pengunduran dirinya di Arab Saudi.

Bahkan, sejumlah pejabat Lebanon menuduh Arab Saudi menghasut Hariri agar meletakkan jabatannya. Oleh karena itu, pemerintahan Lebanon tidak pernah menganggap Hariri turun jabatan karena ia melakukannya di Riyadh.

Pengunduran diri mendadak Hariri pada 4 November lalu ini membawa Lebanon masuk ke perselisihan antara Sunni Arab Saudi dan Syiah Iran yang bersekutu dengan Hizbullah. 

Hariri mengaku, ia kabur ke Arab Saudi karena menjadi sasaran rencana pembunuhan yang dilakukan Hizbullah. Namun, intelijen Lebanon menolak menjelaskan soal ini.

Hariri sebelumnya sudah berada di Lebanon sebelum pelaksanaan parade. Dia tiba di negara setelah transit di Mesir dan Siprus.

Sebagai sekutu Arab Saudi, Hariri menuduh Hizbullah telah menyandera Lebanon dan mengklaim bahwa kelompok itu tengah merencanakan pembunuhan terhadap dirinya.

Langkah dari Hariri mengundurkan diri yang diumumkan dari Arab Saudi, membuahkan spekulasi. Tetapi saat bertemu dengan Presiden Mesir Abdel Fatah al-Sisi di Kairo, Hariri menegaskan akan mengumumkan posisi politiknya di Lebanon.



(FJR)