50 Warga Sipil Dilaporkan Tewas dalam Serangan Udara di Aleppo

Fajar Nugraha    •    Rabu, 12 Oct 2016 18:54 WIB
krisis suriah
50 Warga Sipil Dilaporkan Tewas dalam Serangan Udara di Aleppo
Serangan yang terjadi di Suriah (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Aleppo: Serangan udara kembali terjadi di Aleppo, Suriah. 50 orang dilaporkan tewas dalam kejadian ini.
 
Jet-jet tempur Rusia dituduh sebagai biang keladi serangan tersebut. Serangan sendiri diarahkan ke wilayah yang dikuasai oleh para pemberontak Suriah, sepekan setelah PBB memperingatkan bahwa Aleppo bisa hancur seluruhnya tepat sebelum Natal.
 
"Warga dan para relawan melaporkan setidaknya 50 warga sipil tewas di Aleppo dan desa di sekitarnya," laporan dari Reuters, Rabu (12/10/2016).
 
Sementara tuduhan keterlibatan Rusia dilontarkan oleh Syrian Observatory for Human Rights. Pengakuan adanya serangan udara dengan kekuatan lebih besar juga disebut oleh kelompok pemberontak, Fastaqim.
 
"Serangan udara ini baru saja terjadi dan kekuatannya sangat besar," sebut anggota kelompok Fastaqim, Zakaria Malhifji.
 
Malhifji menambahkan wilayah Bustan al-Qasr menjadi wilayah yang paling terparah terkena imbas serangan. Warga setempat menyebutkan sebuah pusat medis, tempat bermain anak juga terkena serangan.


Kehancuran akibat perang di Suriah (Foto: Reuters)

 
Operasi serangan udara intensif ini dimulai kembali sejak kesepakatan gencatan senjata gagal dicapai pekan lalu. Pengeboman terakhir ini dilakukan setelah Pemerintah Suriah mengumumkan akan mengizinkan sebagian warga sipil keluar dari wilayah yang dikuasai oleh pihak pemberontak.
 
Pemerintah Suriah juga mengatakan bahwa anggota pemberontak bisa pergi bersama keluarganya, asalkan mereka menyerah. Tetapi pihak pemberontak menilai hal itu sebagai sebuah tipuan.
 
Bocah diselamatkan dari puing rumah
 
Di tengah serangan yang terjadi, ada sebuah kejadian mengharukan berlangsung. Sebuah rekaman video amatir menunjukkan seorang bocah berhasil dikeluarkan dari puing bangunan rumahnya di wilayah Al-Fardos, Aleppo.
 
Relawan dari White Helmet meneriakan 'Allahu Akbar' ketika menyelamatkan bocah tersebut. Pihak medis pun menyebutkan bocah yang berhasil diselamatkan ini akan tetap hidup.
 
Kondisi Aleppo sudah terlalu buruk kondisinya untuk anak-anak. Utusan Khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura memperingatkan bahwa Aleppo bisa hancur secara keseluruhan dalam waktu 10 pekan.
 
"Tindakan militan yang kejam dan konstan, bisa menyebabkan ratusan ribu warga tewas," tegas Mistura.
 
Akibat perang saudara yang terjadi ditambah dengan keberadaan Islamic State (ISIS), warga di Aleppo sangat membutuhkan bantuan. 275 ribu warga,-termasuk 100 ribu anak-anak,- sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan.

(FJR)

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

22 hours Ago

Bali Democracy Forum (BDF) IX resmi ditutup. Sejak pertama kali diadakan pada 2008, tingkat keikutsertaan…

BERITA LAINNYA