Warga Suriah yang Kabur ke Yordania kembali Pulang

Arpan Rahman    •    Senin, 09 Jul 2018 20:03 WIB
krisis suriahsuriah membarakonflik suriah
Warga Suriah yang Kabur ke Yordania kembali Pulang
Lebih dari 320.000 warga Suriah melarikan diri ke perbatasan Yordania. (Foto: AFP)

Damaskus: Hampir seluruh warga Suriah yang melarikan diri dari serangan militer ke perbatasan Yordania telah kembali ke rumah masing-masing. Kabar disampaikan salah satu pejabat tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa.

"Sekitar 150 hingga 200 orang sekarang berada di perbatasan," kata Anders Pedersen, Koordinator Urusan Kemanusiaan PBB di Yordania, seperti dilansir dari BBC, Senin 9 Juli 2018.

Operasi militer di Suriah barat daya telah memaksa lebih dari 320.000 orang melarikan diri ke perbatasan Yordania dalam beberapa pekan terakhir.

Banyak dari warga di area tersebut kini mulai kembali ke rumah masing-masing, menyusul adanya kesepakatan baru antara pasukan pemerintah Suriah dengan pemberontak.

Provinsi Deraa dan Quneitra relatif tenang selama hampir satu tahun karena adanya perjanjian "deeskalasi" antara Amerika Serikat (AS), Yordania dan Rusia.

Namun, Presiden Suriah Bashar al-Assad bertekad merebut kembali dua provinsi tersebut usai mengalahkan pemberontak di wilayah Ghouta Timur pada April.

Tim investigator kejahatan perang dari PBB menuduh pemerintahan Assad dan Rusia secara sistematis mengebom fasilitas medis di beberapa daerah di Suriah. 

Pasukan dua negara itu juga dituduh dengan sengaja menyerang personel medis, termasuk di Ghouta Timur.

Damaskus dan Moskow berulang kali pula membantah tuduhan tersebut.


(WIL)