Tentara Dikerahkan Bendung Demonstrasi di Tunisia

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 12 Jan 2018 06:18 WIB
tunisia
Tentara Dikerahkan Bendung Demonstrasi di Tunisia
Sejumlah warga di Kota Tebourba, Tunisia, melakukan unjuk rasa. AFP/Fethi Belaid.

Tunis: Tunisia mengerahkan tentara untuk membendung aksi unjuk rasa yang menyebar ke beberapa kota. Lebih dari 300 penentang ditangkap dalam semalam atas aksi unjuk rasa mengenai harga, pajak, dan pengangguran di Tunisia.

"Di Thala, dekat perbatasan Aljazair, pasukan keamanan dikirim setelah pengunjuk rasa membakar gedung keamanan nasional, yang memaksa polisi mundur dari kota," kata seorang saksi seperti dilansir dari Reuters, Jumat 12 Januari 2018.

Unjuk rasa keras menentang pemerintah berkecamuk di beberapa kota di Tunia sejak Senin, di antaranya loka wisata Sousse, untuk melawan kenaikan harga dan pajak guna mengurangi defisit yang menggelembung dan memuaskan kreditur internasional.

Sementara secara luas dipandang sebagai satu-satunya kisah sukses demokrasi di antara negara "Kebangkitan Arab", Tunisia memiliki sembilan pemerintahan sejak penggulingan pemimpin Zine El-Abidine Ben Ali, dengan semua tidak mampu mengatasi masalah ekonomi.

"Sebanyak 330 orang yang terlibat dalam tindakan sabotase dan perampokan ditangkap tadi malam. Jumlah tahanan sejak demonstrasi dimulai menjadi
sekitar 600 orang," kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Khelifa Chibani.

Tentara dikerahkan di beberapa kota, termasuk Sousse, Kebeli, dan Bizert untuk melindungi bangunan pemerintah yang telah menjadi sasaran pengunjuk rasa.

Pemberontakan pada 2011 dan dua serangan militan utama pada 2015 merusak investasi asing dan pariwisata, yang menyumbang delapan persen dari
aktivitas ekonomi Tunisia. Perdana Menteri Youssef Chahed pada Rabu menuduh oposisi memicu perbedaan pendapat dengan menyerukan lebih banyak unjuk rasa.



(DRI)


Grup Amal Texas Tampung 30 Imigran yang Ditahan AS

Grup Amal Texas Tampung 30 Imigran yang Ditahan AS

1 hour Ago

Para imigran itu ditampung usai otoritas AS mencabut dakwaan hukum atas tuduhan memasuki wilayah…

BERITA LAINNYA