Tokoh Senior Militer Zimbabwe Diberi Jabatan Kunci

Marcheilla Ariesta    •    Sabtu, 02 Dec 2017 16:54 WIB
zimbabwe
Tokoh Senior Militer Zimbabwe Diberi Jabatan Kunci
Presiden baru Zimbabwe Emmerson Mnangagwa menunjuk tokoh militer senior di posisi kunci pemerintah (Foto: AFP).

Harare: Presiden baru Zimbabwe Emmerson Mnangagwa telah menujuk orang-orang kepercayaannya untuk ditempatkan di berbagai posisi kunci. Hal ini juga dia lakukan pada tokoh militer senior.
 
Kritikus menuturkan, kebijakan Mnangagwa tersebut dapat menghancurkan harapan perubahan di negara itu. Padahal, beberapa berharap agar Presiden Mnangagwa mengangkat anggota oposisi ke kabinetnya, sayangnya hal tersebut tidak terjadi
 
Dilansir dari BBC, Sabtu, 2 Desember 2017, Sibusiso Moyo, jenderal yang wajahnya terpampang saat militer mengambil alih kekuasaan, malah diberikan jabatan sebagai menteri luar negeri yang baru.
 
Dalam pengumumannya di televisi waktu itu, dia berusaha keras untuk menyangkal bahwa pengambilalihan militer ini merupakan kudeta. Beberapa orang mengkritik, pernyataan tersebut sebagai cara dia mengkritik promosinya ke kabinet.
 
Moyo diketahui memegang gelar master dalam hubungan internasional. Selain itu, dia juga merupakan pemimpin unit militer elit yang dikenal sebagai Regu Baret Hijau.
 
Kepala Angkatan Udara Zimbabwe, Perence Shiri bahkan ditunjuk sebagai menteri pertanian dan urusan pertanahan. Dia terkenal karena telah memimpin operasi militer melawan mereka yang dianggap 'lawan' presiden terdahulu, Robert Mugabe, pada awal 1980an.
 
Sebagai menteri pertanian, dia akan bertanggung jawab atas program reformasi tanah Zimbabwe yang kontroversial.
 
Kritikus menuturkan bahwa kabinet ini bisa menghancurkan ekonomi Zimbabwe yang pernah berkembang pesat.
 
Mnangagwa awalnya merupakan wakil presiden Zimbabwe, namun dia dipecat awal bulan lalu. Pemecatannya disebut-sebut menjadi penyebab militer turun untuk menghancurkan kekuasaan Mugabe.
 
Akhir bulan lalu, Mnangagwa kemudian dipulangkan dari pengasingannya di Afrika Selatan dan dilantik sebagai presiden baru Zimbabwe. Dia berjanji akan memberikan lapangan pekerjaan bagi generasi muda di negara itu.



(FJR)