Ratusan Ribu Warga Zimbabwe Rayakan Mundurnya Robert Mugabe

Sonya Michaella    •    Rabu, 22 Nov 2017 09:14 WIB
zimbabwe
Ratusan Ribu Warga Zimbabwe Rayakan Mundurnya Robert Mugabe
Warga Zimbabwe rayakan kebebasan dari cengkeraman diktator Mugabe. (Foto: AFP)

Harare: Ratusan ribu warga Zimbabwe berbondong-bondong turun ke jalan untuk merayakan apa yang mereka sebut kebebasan yakni lengsernya Presiden Robert Mugabe.

Warga bersorak, menari, mengibarkan bendera Zimbabwe, membunyikan klakson mobil dan bahkan menangis bersama merayakan kebebasan ini.

"Dia (Mugabe) pergi, dia pergi, dia tidak akan pernah kembali," bunyi yel-yel yang diteriakkan satu kelompok warga Zimbabwe, dikutip dari CNN, Rabu 22 November 2017.

Sekelompok wanita muda yang membawa bendera Zimbabwe juga menyanyikan lagu tradisional dari perang pembebasan Zimbabwe pada 1970-an. "Anda telah kalah," mereka bernyanyi, merayakan kemenangan mereka atas sang diktator.

Setelah 37 tahun kediktatoran dan Mugabe mengundurkan diri sebagai presiden Zimbabwe.

Surat pengunduran dirinya dibacakan pada sebuah sidang bersama di Parlemen Zimbabwe pada Selasa siang, waktu setempat, hampir satu jam sebelum perdebatan untuk memberhentikan Mugabe.

Sebelumnya, selama satu pekan presiden berusia 93 tahun itu bersikeras mempertahankan jabatannya setelah militer mengambil alih kekuasaan.

Ia juga dipecat dari partai pimpinannya yang berkuasa yaitu ZANU-PF yang juga memintanya untuk melepaskan jabatan.

Gantinya, Emmerson Mnangagwa kini membuka peluang untuk menjadi presiden baru Zimbabwe. Mantan Wakil Presiden Zimbabwe itu sebelumnya dipecat oleh Mugabe, setelah berebut kekuasaan dengan istri Mugabe, Grace. Sempat berlindung ke Afrika Selatan, Mnangagwa akhirnya kembali ke Zimbabwe.


(FJR)