Teror Las Vegas, Putin Sampaikan Duka Cita kepada Trump

Sonya Michaella    •    Selasa, 03 Oct 2017 10:04 WIB
penembakan as
Teror Las Vegas, Putin Sampaikan Duka Cita kepada Trump
Presiden Rusia Vladimir Putin saat bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di KTT G20 di Jerman. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Moskow: Presiden Rusia Vladimir Putin turut berbelasungkawa atas insiden penembakan massal di Las Vegas, Minggu 1 Oktober malam, waktu setempat.

Ia mengirimkan sebuah pesan via Telegram kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

"Tindakan kriminal yang merenggut nyawa puluhan warga sipil merupakan kekejaman yang mengejutkan," sebut pernyataan dari Putin, dikutip dari AFP, Selasa 3 Oktober 2017.

Putin juga menyampaikan belasungkawanya kepada para keluarga korban tragedi tersebut.

Mantan Presiden AS, Barack Obama dan istrinya, Michelle Obama, juga menyampaikan dukacitanya untuk insiden brutal ini.

"Saya dan Michelle berdoa untuk para korban di Las Vegas. Semua pikiran terpusat untuk keluarga mereka dan semua orang yang menjadi korban tragedi tak masuk akal ini," tulis Obama di akun Twitter pribadinya.

Insiden di Las Vegas ini terjadi di konser musik bertajuk Route 91 Harvest di samping Hotel Mandalay Bay. Bahkan, dilaporkan bahwa pelaku, Stephen Paddock, sempat mengganti amunisinya yang habis untuk kemudian kembali melepaskan senjata secara membabi-buta.

Usai menembaki orang-orang, Paddock bunuh diri dan ditemukan di kamar hotelnya. Tak hanya itu, polisi juga menemukan setidaknya 16 senapan dan beberapa senjata api di kamar hotelnya.

Kelompok militan Islamic State (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas insiden ini dan mengklaim Paddock adalah militannya.

"Ia masuk Islam beberapa bulan lalu," sebut pernyataan ISIS dari kantor berita Amaq.

Namun, FBI mentakan bahwa mereka tak menemukan Paddock berafiliasi dengan kelompok teroris dan menyebutkan bahwa dia psikopat tunggal.



(WIL)