Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi di Dekat Yaman

Fajar Nugraha    •    Jumat, 05 Jan 2018 17:15 WIB
konflik yamankrisis yaman
Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi di Dekat Yaman
Ilustrasi: Metrotvnews.com

Riyadh: Arab Saudi pada Jumat 5 Januari dilaporkan berhasil melumpuhkan sebuah rudal balistik yang diarahkan ke perbatasan dengan Yaman.
 
Rudal itu dicegat setelah pihak pemberontak Houthi di Yaman mengatakan mereka melancarkan serangan ke Arab Saudi.
 
"Sistem pertahanan Arab Saudi berhasil mencegat rudal balik Houthi di atas wilayah Najran," lapor stasiun televisi Al Ekhbariya, seperti dikutip AFP, Jumat 5 Januari 2018.
 
Kabar ini pun diakui oleh pihak Houthi sendiri. Mereka menyebutkan menembakkan rudal di wilayah barat daya Provinsi Najran.
 
Ketegangan antara Arab Saudi dan pemberontak Houthi di Yaman terus meningkat. Sebelumnya, pada Selasa 19 Desember 2017, sebuah rudal dari Yaman ditembakkan ke Ibu Kota Arab Saudi, Riyadh.
 
 
Rudal itu berhasil dihalau oleh pihak Arab Saudi. Rudal Burkan-2 ini ditargetkan kepada pertemuan keluarga kerajaan di Istana Al-Yamama, Riyadh.
 
Arab Saudi melalui pasukan koalisi yang mereka pimpin pada 3 Januari melalukan serangan ke basis pertahanan Houthi di Provinsi Hodeidah, Yaman. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan 48 orang termasuk 36 pemberontak dan 12 warga sipil.
 
Sedangkan pada Minggu lalu, koordinator organisasi humanitarian PBB untuk Yaman James McGoldrick mengatakan bahwa serangan pasukan koalisi pada 26 Desember menewaskan 68 warga sipil. Serangan itu terjadi di Hodeida dan Provinsi Taez.
 
 
Koalisi pimpinan Arab Saudi ini melakukan intervensi di Yaman sejak Maret 2015. Meskipun didukung kekuatan besar, pihak koalisi masih belum mampu melemahkan kekuatan Houthi hingga saat ini.
 
Arab Saudi sendiri mendukung Presiden Abed Rabbo Mansur Haddi yang mengungsi, usai pihak Houthi merebut kekuasaannya. Hingga saat ini Arab Saudi berupaya untuk menempatkan kembali kekuasaan Mansur Haddi di negaranya.



(FJR)