63 Imigran Dikhawatirkan Tenggelam di Mediterania

Willy Haryono    •    Selasa, 03 Jul 2018 11:47 WIB
imigran gelap
63 Imigran Dikhawatirkan Tenggelam di Mediterania
Kapal penjaga pantai Libya membawa pulang sejumlah imigran asal Afrika ke Tripoli, 21 Juni 2018. (Foto: MAHMUD TURKIA)

Tripoli: Otoritas Libya menyebut 63 orang dinyatakan hilang dan dikhawatirkan tewas tenggelam saat mereka semua menyeberangi Laut Mediterania untuk mencapai benua Eropa.

Puluhan orang itu dikhawatirkan tenggelam setelah perahu karet mereka tenggelam di lepas pantai Libya.

Kabar disampaikan juru bicara Angkatan Laut Libya Jenderal Ayoub Kacem kepada kantor berita AFP, Selasa 3 Juli 2018, dengan didasarkan pengakuan dari beberapa korban selamat. Kacem menyebut 41 imigran yang menggunakan pelampung berhasil diselamatkan.

"Penjaga pantai tidak menemukan jasad lainnya," ujar Kacem.

Menurut keterangan beberapa korban selamat, terdapat 104 orang dalam satu kapal yang tenggelam di lepas pantai Garaboulli di timur Tripoli," lanjut dia.

Dalam beberapa bulan terakhir, perairan Libya telah menjadi titik keberangkatan utama bagi imigran yang menggunakan perahu karet untuk menuju Eropa, terutama Italia.

Selain menyelamatkan 41 orang, penjaga pantai Libya juga kembali ke Tripoli dengan 235 imigran lainnya, termasuk 54 balita dan 29 wanita. Mereka semua diselamatkan dalam dua operasi di area yang sama.

Perjalanan kapal penjaga pantai kembali ke Tripoli sempat tertunda 24 jam karena adanya kerusakan teknis.


(WIL)