Pemberontak Suriah Bebaskan 24 Tahanan

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 18 Jan 2018 05:02 WIB
konflik suriah
Pemberontak Suriah Bebaskan 24 Tahanan
Ilustrasi Tahanan. Medcom.id/Moh Rizal

Beirut: Pemberontak Suriah di daerah kantong Ghouta yang terkepung membebaskan 24 orang yang terdiri wanita dan anak-anak. Mereka ditawan dalam sebuah kesepakatan yang dimediasi oleh Bulan Sabit Merah Arab-Suriah. Ghouta Timur adalah posisi pemberontak besar terakhir dekat ibu kota. 

Kantor berita pemerintah SANA mengatakan, para tahanan itu telah ditahan antara delapan bulan dan tiga tahun di pinggiran timur Damaskus. Hampir 400.000 orang dikepung oleh pasukan Presiden Bashar al-Assad sejak 2013 di lokasi itu.

"Sejumlah tahanan juga dibebaskan pada akhir Desember di bawah kesepakatan tersebut," SANA melaporkan sebagaimana dilansir dari Reuters, Kamis 18 Januari 2018.

Pada akhir Desember 2017, sebuah kesepakatan dicapai antara Damaskus dan para pemberontak untuk mengevakuasi orang-orang dengan kasus medis kritis dengan imbalan pelepasan tahanan.

Komite Internasional Palang Merah mengatakan, pada Desember itu 29 orang yang mengalami kasus medis paling serius telah diizinkan memasuki wilayah pemerintah untuk mendapatkan perawatan berdasarkan kesepakatan tersebut.

Peta konflik tujuh tahun Suriah telah berubah menguntungkan Presiden Suriah Bashar al-Assad serta sekutunya Rusia dan Iran selama dua tahun terakhir. Mereka telah merebut kembali pusat-pusat populasi utama di Suriah barat dari pemberontak.


(AGA)