Pejabat Kurdi: 17 WNI yang Kabur dari ISIS Tinggalkan Suriah

Willy Haryono    •    Kamis, 10 Aug 2017 12:12 WIB
isis
Pejabat Kurdi: 17 WNI yang Kabur dari ISIS Tinggalkan Suriah
Seorang militan membawa bendera ISIS.

Metrotvnews.com, Beirut: Sebanyak 17 warga negara Indonesia yang pernah bergabung dengan kelompok militan Islamic State (ISIS) di kota Raqqa diserahkan ke perwakilan RI dan telah meninggalkan Suriah.

Informasi disampaikan seorang pejabat lokal Kurdi dan satu juru bicara, seperti dikutip The Washington Post, Rabu 9 Agustus 2017. 

Menurut keterangan pejabat itu, Omar Alloush, 17 WNI meliputi pria, wanita dan anak-anak. Mereka diserahkan ke perwakilan RI pada Selasa kemarin di perbatasan Suriah-Irak. 

Alloush mengatakan 17 WNI itu meminta dipulangkan setelah melarikan diri dari ISIS. 

Juru bicara Unit Perlindungan Wanita, Nisreen Abdullah, juga mengonfirmasi penyerahan 17 WNI ke perwakilan RI. 

The Rojava News Network, sebuah jaringan berita lokal Kurdi, juga melaporkan hal yang sama dan mengatakan 17 itu diserahkan atas dasar "permintaan pemerintah (Indonesia)."

Identitas 17 WNI itu belum dapat diumumkan. Sementara sejumlah pejabat Irak juga belum dapat mengonfirmasi apapun. 

Bulan lalu, sebuah tim Associated Press di Raqqa bertemu sebuah keluarga asal Indonesia yang beranggotakan 17 orang. Keluarga itu menceritakan perjalanan mereka dua tahun lalu dari Jakarta menuju Raqqa, serta keinginan awal untuk hidup di bawah kekhilafahan ISIS. 

Mereka juga mengatakan kepada AP bagaimana mimpi mereka dihancurkan kebrutalan dan teror ISIS. Mereka tidak menyangka kekhilafahan yang diidam-idamkan itu bertolak belakang dari perilaku ISIS.


(WIL)