Pasukan Kurdi YPG Klaim Kalahkan ISIS di Deir Ezzor Timur

Willy Haryono    •    Minggu, 03 Dec 2017 23:31 WIB
isis
Pasukan Kurdi YPG Klaim Kalahkan ISIS di Deir Ezzor Timur
Milisi YPG Kurdi berada dekat kendaraan lapis baja AS di perbatasan Suriah-Turki, April 2017. (Foto: EPA)

Beirut: Pasukan Kurdi Suriah YPG mengklaim telah berhasil merebut Deir Ezzor bagian timur dari kelompok militan Islamic State (ISIS) dengan dibantu Rusia dan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS), Minggu 3 Desember 2017. 

YPG adalah ujung tombak dari Pasukan Demokratik Suriah atau SDF, sebuah aliansi milisi Kurdi dan Arab yang didukung AS untuk melawan ISIS. Operasi SDF di provinsi Deir Ezzor yang berbatasan dengan Irak difokuskan di wilayah timur dari Sungai Efrat.

Di tepi sungai bagian barat, militer Suriah melancarkan operasinya sendiri dalam melawan ISIS dengan dibantu milisi yang didukung Iran dan Rusia. 

Dua operasi berbeda tersebut sebagian besarnya tidak mengganggu satu sama laoin. Koalisi pimpinan AS dan Rusia telah mengkoordinasikan operasi ini agar pasukan mereka tidak saling tembak di medan pertempuran. Namun terkadang, kedua operasi saling bersinggungan dan memicu konflik.

Komponen paling kuat dari SDF, YPG, mengumumkan telah berhasil mengalahkan ISIS lewat "kerja sama dengan suku-suku Arab."

"Koalisi AS dan pasukan Rusia di Suriah menyediakan bantuan udara serta logistik dan koordinasi di lapangan," ujar pernyataan juru bicara YPG, seperti dikutip Middle East Monitor. "Kami berharap dukungan ini meningkat, terutama untuk serangan udara."

Pekan ini Menteri Pertahanan AS James Mattis mengatakan perang melawan ISIS sudah memasuki fase-fase akhir. Ia menginginkan fokus AS saat ini adalah mempertahankan wilayah ketimbang mempersenjatai pejuang Kurdi.

Dukungan AS terhadap YPG membuat Turki marah, yang memandang meluasnya pengaruh pasukan Kurdi di perbatasan sebagai ancaman keamanan nasional. Ankara menganggap YPG sebagai perpanjangan tangan dari gerakan terlarang Partai Pekerja Kurdi atau PKK, yang telah memberontak terhadap Turki selama berpuluh-puluh tahun.


(WIL)