TKI yang Bebas dari Hukuman Mati Kembali ke Indonesia

Antara    •    Rabu, 04 Jul 2018 12:54 WIB
tkiperlindungan wni
TKI yang Bebas dari Hukuman Mati Kembali ke Indonesia
Ilustrasi - Medcom.id/ Rakhmat Riyandi

Jakarta: Tenaga kerja wanita asal Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat, bernama Nurkoyah Marsan Dasan, kembali ke Tanah Air, Selasa, 3 Juli 2018 malam waktu Arab Saudi.

Nurkoyah bebas dari hukuman mati di pengadilan Arab Saudi dalam kasus kematian anak majikannya.

"Dia akan tiba di Jakarta, Rabu pukul 15.40 waktu setempat," kata Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel dalam keterangan tertulis seperti dilansir Antara, Rabu, 4 Juli 2018.

Baca: Berkah Ramadan, Nurkoyah Bebas dari Hukuman Mati di Arab Saudi

Sebelumnya, Pengadilan Umum Kota Dammam membebaskan Nurkoyah dari hukuman mati atas tuduhan membunuh anak majikannya.

Setelah proses hukum yang panjang selama 8 tahun, Nurkoyah akhirnya diputuskan bebas pada Selasa, 3 April 2018.

Menurut Agus, selama masa persidangan, Nurkoyah mendapat pendampingan penuh dari tim KBRI di Riyadh dan pengacara Mish'al Al Shareef dari Kantor Hukum Mish'al Al Shareef.

Proses kepulangan Nurkoyah didampingi langsung oleh Duta Besar RI, Atase Hukum KBRI Muhibuddin, Atase Kepolisian Kombes Fahrurrazi, dan Konselor Sunan Jaya Rustam.

Nurkoyah didampingi mulai dari penjemputan di penjara Dammam hingga tiba di Bandara Internasional King Fahd Dammam, sekitar 500 kilometer sebelah timur Kota Riyadh.

Secara khusus Nurkoyah juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang memberikan perhatian khusus kepada seluruh WNI di Arab Saudi yang sedang menghadapi permasalahan hukum.

Selain itu, Nurkoyah juga menyampaikan terima kasih kepada KBRI Riyadh yang telah melakukan pendampingan dan upaya hukum untuk membebaskannya dari hukuman mati.

Sementara itu, Agus Maftuh kembali mengatakan kepulangan Nurkoyah sangat istimewa
karena didampingi oleh Konsul Muda KBRI Riyadh, Makki Nahari dan diantar hingga tiba di kampung halamannya oleh Mish'al Shareef yang merupakan
pengacara terkenal di Saudi.

Selama ini, Mish'al melakukan pembelaan intensif untuk beberapa kasus hukum yang menimpa WNI di Arab Saudi, termasuk kasus Nurkoyah.

Duta Besar Agus Maftuh menegaskan bahwa KBRI Riyadh akan selalu konsisten menghadirkan peran negara guna mendampingi, mengayomi, dan melayani seluruh WNI yang berada Arab Saudi.


(DEN)