Boko Haram Klaim Tewaskan 20 Tentara Nigeria

Arpan Rahman    •    Selasa, 18 Oct 2016 14:53 WIB
boko haram
Boko Haram Klaim Tewaskan 20 Tentara Nigeria
Militan Boko Haram timbulkan keresahan di Nigeria (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Abuja: Militan Boko Haram mengklaim menewaskan 20 tentara di timur laut Nigeria, pada Senin 17 Oktober. Aksi kekerasan itu menyusul perayaan atas dibebaskannya beberapa gadis asal Chibok yang sempat mereka culik. 
 
Kelompok yang menggunakan nama Negeri Islam Provinsi Afrika Barat (ISWAP), mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka "menyerbu posisi tentara gabungan Nigeria dan Niger" di kota Ghashghar di timur laut Borno State.
 
Serbuan itu diklaim menewaskan 20 tentara dan melukai puluhan lainnya dalam "bentrokan sengit" yang meletus selama serangan sejak hari Minggu. Menurut Daily Mail, Senin (17/10/2016), sorotan terhadap ancaman kelompok Boko Haram masih merebak di wilayah tersebut. 
 
Seorang tokoh masyarakat di daerah Ghashghar mengkonfirmasi serangan itu, mengatakan, satuan tentara terkejut ketika militan Boko Haram menembakkan granat berpeluncur roket.
 
"Saya dihubungi oleh dua kontak saya, menginformasikan serangan kemarin atas personel militer gabungan Nigeria dan Niger yang ditempatkan di Desa Asaka, sekitar 15 kilometer dari Ghashghar," kata pemimpin masyarakat dari daerah tersebut.
 
"Menurut mereka, Boko Haram melancarkan serangan dengan senjata berat dan granat berpeluncur roket ke arah tentara. Para penyerang datang dengan delapan kendaraan," kata tokoh yang meminta untuk tetap anonim karena khawatir pada pembalasan dari militer.
 
"Para prajurit banyak yang menjadi korban karena mereka sedang tidak siaga. Mereka tidak pernah mengantisipasi serangan seperti itu," katanya, menambahkan bahwa para militan mencuri enam kendaraan militer dan senjata.


Perempuan yang ditawan oleh Boko Haram (Foto: AFP).
 
 
Pemberontakan Boko Haram telah berlangsung tujuh tahun di Nigeria, mengklaim punya 20.000 lebih anggota yang tersebar di perbatasan negara Afrika barat hingga negara-negara tetangga.
 
ISWAP, sebuah faksi Boko Haram, yang dipimpin Abu Musab al-Barnawi ditunjuk oleh kelompok militan Islamic State (ISIS) pada Agustus.
 
Pemimpin kawakan Boko Haram Abubakar Shekau mengaku masih bertanggung jawab, namun, faksi-faksi saling bersaing untuk merebut kontrol.
 
Banyak gadis Chibok masih disekap
 
Aksi serangan itu terjadi kurang dari sepekan setelah pembebasan 21 siswi yang diculik oleh Boko Haram dari kota Nigeria timur laut Chibok pada 2014.
 
 
Sewaktu warga kota merayakan kembalinya gadis-gadis korban penculikan, para pengamat memperingatkan pemerintah harus tegas menghadapi kekerasan selain melakukan negosiasi.
 
Masih tersisa 197 gadis yang tersebar di berbagai kamp pemberontak, meskipun Shekau pernah mengklaim beberapa orang di antaranya tewas saat serangan udara pasukan Nigeria.
 
 
Juru bicara kepresidenan Nigeria Garba Shehu mengatakan, faksi ISWAP Boko Haram telah mengaku memiliki 83 atau lebih gadis untuk dibebaskan dengan perundingan.
 
"Setiap kali pemerintah Nigeria melakukan negosiasi dengan satu faksi, faksi yang lain akan minta perhatian," kata Martin Ewi, pengamat di Institut Studi Keamanan berbasis Pretoria, kepada AFP.
 



(FJR)

Santiago De Cuba Bersiap untuk Pemakaman Fidel Castro

Santiago De Cuba Bersiap untuk Pemakaman Fidel Castro

5 hours Ago

Proses pemakaman untuk tokoh revolusi Kuba, Fidel Castro mulai dipersiapkan di kota terbesar kedua…

BERITA LAINNYA