KBRI Doha Imbau Buruh Migran RI Tetap Tenang Terkait Konflik Qatar

Sonya Michaella    •    Jumat, 16 Jun 2017 10:50 WIB
kisruh qatar
KBRI Doha Imbau Buruh Migran RI Tetap Tenang Terkait Konflik Qatar
Dubes RI untuk Qatar, Muhammad Basri Sidehabi saat bertemu dengan Buruh Migran Indonesia di Qatar. (Foto: Dok. KBRI Doha)

Metrotvnews.com, Doha: Terkait dengan konflik Qatar, Duta Besar RI untuk Qatar Muhammad Basri Sidehabi menyambangi Buruh Migran Indonesia (BMI) di Labour Camp, kemarin.

Ia memanfaatkan kunjungan ini untuk untuk menjelaskan situasi keamanan di Qatar pascapemutusan hubungan diplomatik Arab Saudi dengan beberapa negara lainnya dengan Qatar saat ini.

Di hadapan ke-450 pekerja migran, Dubes Basri menyampaikan bahwa Qatar masih stabil dan berharap seluruh WNI di Qatar tetap tenang dan dapat bekerja dengan baik, tanpa harus terganggu dengan isu-isu keamanan akhir-akhir ini.

Seperti keterangan tertulis dari KBRI Doha yang diterima Metrotvnews.com, Jumat 16 Juni 2017, kunjungan ke labour camp tersebut merupakan upaya KBRI untuk menunjukan kepada WNI bahwa kondisi politik dan keamanan di Qatar berjalan normal seperti biasanya.

"KBRI selalu berkoordinasi dengan otoritas setempat guna memastikan keamanan dan keselamatan WNI di Qatar dan KBRI akan selalu ada untuk seluruh WNI-TKI di Qatar," ungkap Dubes Basri.

KBRI Doha melakukan proses pendataan WNI di Qatar secara terus menerus, mulai dari menghimpun, mengolah dan melakukan verifikasi data. Hingga 14 Juni 2017, berdasarkan data dari International  Organization for Migration (IOM) jumlah WNI sekitar 43 ribu orang (dengan sebaran sekitar 30 ribu domestik, 13 ribu lainnya profesional, semi skilled dan keluarga). 

Sementara, data Kementerian Luar Negeri Qatar melaporkan sampai Februari 2017, WNI berjumlah sekitar 32.635 orang dan WNI yang melapor ke KBRI Doha mencapai 29.988 orang. 

Sebanyak 450 orang pekerja migran lndonesia saat ini terdaftar sedang bekerja di Perusahaan Samsung Construction and Trading, Engineering & Construction Group di Qatar.

Dari pihak Samsung sendiri mengatakan kepada Dubes Basri bahwa pekerja migran lndonesia memiliki kinerja yang baik dan mengharapkan agar kerja sama yang telah ada dapat terus terjalin.

 


(FJR)