Serangan Maut ISIS Tewaskan 83 Jiwa di Irak Selatan

Arpan Rahman    •    Jumat, 15 Sep 2017 12:42 WIB
irakisis
Serangan Maut ISIS Tewaskan 83 Jiwa di Irak Selatan
Lokasi seranga yang terjadi di Irak dan diklaim dilakukan oleh ISIS (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, Nasiriyah: Sedikitnya 83 orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan ganda bom dan senjata bermobil di dekat kota Nasiriyah, Irak selatan.
 
Serangan di provinsi selatan Thi Qar, pada Kamis 14 September, dimulai oleh kawanan penyerang tak dikenal, yang melepaskan tembakan ke sebuah restoran di jalan raya utama, yang menghubungkan ibu kota Baghdad dengan provinsi-provinsi kawasan selatan.
 
Tak lama menyusul tembakan, sebuah mobil melaju dilengkapi bahan peledak menargetkan sebuah pos pemeriksaan keamanan di wilayah yang sama.
 
"Saat ini 83 orang tewas dan 93 lainnya cedera," kata Abdel Hussein al-Jabri, wakil kepala kesehatan Thi Qar, seperti disitat Al Jazeera, Jumat 15 September 2017.
 
Thi Qar terletak sekitar 320km tenggara Baghdad. Militan Islamic State (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan bunuh diri tersebut, menurut situs propaganda kelompok itu, Amaq.
 
Yahya al-Nassiri, gubernur Thi Qar, mengatakan kepada kantor berita AFP, mayoritas korban tewas kemungkinan adalah pengunjung asal Iran yang berada di dalam restoran tersebut.
 
Rentetan kemunduran
 
Imran Khan dari Al Jazeera, yang melaporkan dari kota utara Erbil, mengatakan bahwa Irak selatan telah terhindar dari kekerasan yang dialami kawasan lain, terutama di barat dan utara.
 
Serangan terbaru menyusul rentetan kemunduran yang dialami ISIS, karena dikalahkan pasukan Irak yang didukung Amerika Serikat.
 
Pada Juli, Irak merebut kembali kendali kota Mosul, sebuah kubu yang dikunci ISIS di utara, setelah kampanye pengepungan hampir sembilan bulan.
 
Pada Agustus, pasukan Irak mempreteli ISIS dari 70 persen kawasan Tal Afar di barat laut Irak. ISIS masih mengendalikan kota Hawija di provinsi Kirkuk, yang kaya minyak, dan wilayah barat di provinsi Anbar yang terbesar di negara ini.
 
"Ini adalah pesan dari kelompok ISIS, yang mengatakan bahwa Anda mungkin telah mengalahkan kami di Tal Afar dan Mosul serta mengepung kami di Hawija. Namun kami masih dapat menyerang Anda di tempat yang tidak Anda duga," kata Khan reporter Al Jazeera.
 
"Inilah tantangan nyata bagi Irak -- apakah mereka memindahkan pasukan ke selatan atau melanjutkan pertempuran mereka di Hawija?" komentarnya.



(FJR)