SDF Yakin Bisa Usir ISIS dari Raqqa dalam Dua Bulan

Willy Haryono    •    Selasa, 29 Aug 2017 14:58 WIB
isis
SDF Yakin Bisa Usir ISIS dari Raqqa dalam Dua Bulan
Asap dari pertempiuran membumbung tinggi di sebuah lokasi di Raqqa, Suriah, 16 Agustus 2017. (Foto: AFP/DELIL SOULEIMAN)

Metrotvnews.com, Damaskus: Seorang komandan pasukan Kurdi yakin dapat mengusir kelompok militan Islamic State (ISIS) dari markas besarnya di Raqqa dalam dua bulan ke depan. 

Namun, Nowruz Ahmed menyebut intensitas pertempuran di Raqqa dalam dua bulan ke depan akan meningkat. 

"Kami belum dapat menentukan secara pasti kapan pertempuran di Raqqa berakhir, karena peperangan itu bersifat kompleks," ujar Ahmed, seperti dilansir Independent.co.uk, Senin 28 Agustus 2017. 

"Namun kami memperkirakan tidak akan berlangsung terlalu lama. Berdasarkan perhitungan kami, pertempuran tidak akan lebih lama dari dua bulan sejak saat ini," lanjut dia. 

Berhasil masuk ke Raqqa pada Juni lalu setelah berbulan-bulan mengepungnya, aliansi SDF yang berisi milisi Kurdi dan Arab kini berperang di jantung markas ISIS tersebut. 

Operasi didukung serangan udara dan pasukan khusus dari koalisi global pimpinan Amerika Serikat (AS). 

Menurut perhitungan Ahmed, ISIS memiliki sekitar 700 hingga 1000 militan tersisa di pusat kota Raqqa. 

SDF mengklaim telah mengepung banyak posisi militan dan merebut sekitar 60 persen wilayah Raqqa dengan menggunakan 15.000 personel militer.

Sementara itu di Irak, negara di mana ISIS juga mendeklarasikan kekhilafahan, pasukan pemerintah sedikit lagi akan dapat merebut kota Tal Afar dari tangan militan. 

Unit elite Irak telah membebaskan jantung kota Tal Afar "dan menaikkan bendera nasional di atas bangunan benteng tersebut," menurut pernyataan dari komando operasi gabungan Irak. Sebagian besar bangunan era Ottoman di Tal Afar dihancurkan ISIS pada 2014.




(WIL)