Gencatan Senjata di Suriah Berakhir

Nur Azizah    •    Selasa, 20 Sep 2016 04:55 WIB
konflik suriah
Gencatan Senjata di Suriah Berakhir
(Foto: Reuters/Amir Cohen)

Metrotvnews.com, Suriah: Angkatan bersenjata Suriah mengumumkan gencatan bersenjata berakhir pada Senin 19 September 2016 malam. Genjatan senjata yang ditengahi AS dan Rusia itu berakhir sekitar pukul 20.00 waktu setempat.

Menteri luar negeri AS John Kerry mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menemukan kesepakatan. AS dan Rusia bekerjasama melawan jihadis ISIS.

Dalam pernyataan yang disiarkan kantor berita SANA, Suriah menyalahkah pemberontak yang tidak berkomitmen dari kesepakatan gencatan senjata. Ini yang menyebakan genjatan senjata yang dilakukan pada 12 September lalu berakhir gagal.

Berdasarkan kesepakatan gencatan senjata, rute utama ke Aleppo dan Castello Road, akan demiliterisasi. Itu  memungkinkan konvoi bantuan dengan memasukan dari Turki.

Gencatan senjata ini bertujuan untuk membantu mengakhiri konflik lima tahun brutal Suriah, yang telah menewaskan lebih dari 300.000 orang dan jutaan pengungsi.

Setelah beberapa hari relatif tenang, pertempuran kembali pecah setelah serangan udara koalisi AS menghantam posisi AD Suriah di wilayah timur yang menewaskan puluhan tentara Suriah.

Pada Minggu 18 September 2016, serangan udara pertama Suriah sejak gencatan senjata diberlakukan menghantam posisi pemberontak di kota Aleppo dan menewaskan seorang warga.

Moskwa menuduh pasukan pemberontak melanggar perjanjian gencatan senjata dan mengatakan Washington harus bertanggungjawab atas aksi kekerasan ini. (AFP)


(DEN)