KBRI Damaskus Siapkan Jalur Evakuasi WNI di Suriah

Marcheilla Ariesta    •    Sabtu, 14 Apr 2018 15:08 WIB
krisis suriahsuriah membarakonflik suriah
KBRI Damaskus Siapkan Jalur Evakuasi WNI di Suriah
Pemandangan umum sebuah permukiman di Damaskus, Suriah. (Foto: AFP)

Jakarta: Kedutaan Besar RI di Damaskus, Suriah, sudah menyiapkan jalur evakuasi untuk warga negara Indonesia (WNI), jika situasi di Suriah makin memburuk. Evakuasi akan dilakukan lewat Lebanon.

Hal ini disampaikan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal. Kepada Medcom.id, Sabtu 14 April 2018, Iqbal menuturkan, sejak sepekan terakhir, komunikasi intensif antara pemerintah RI pusat dengan KBRI dilakukan.

"Beberapa langkah yang juga dilakukan KBRI, antara lain adalah melakukan komunikasi dengan sebanyak mungkin WNI kita, lalu mengidentifikasi WNI kita, dan di mana lokasinya, sebaran mereka," ungkapnya saat ditemui di acara peluncuran aplikasi Safe Travel, Central Park, Jakarta Barat.

Tak hanya itu, KBRI Damaskus juga sudah melakukan pengecekan logistik dan teknis untuk para WNI.

Iqbal mengatakan, sejauh ini tak ada WNI yang melaporkan diri menjadi korban serangan rudal koalisi Amerika Serikat (AS), Inggris dan Prancis di Suriah. Lokasi penyerangan pun, menurut dia, berada cukup jauh dari kantor KBRI Damaskus.

"Cukup jauh, sekitar 20 kilometer dari kantor KBRI Damaskus. Lagi pula daerah serangan hari ini itu berada di luar Damaskus," ungkapnya.

Sebanyak 2.000 WNI di Suriah, meski demikian 1.500 di antaranya memiliki izin tinggal, meskipun mereka ilegal saat masuk ke Damaskus.

Koalisi Barat yang terdiri dari Amerika Serikat, Inggris dan Prancis melancarkan serangan ke Damaskus dan sekitarnya pada Sabtu 14 April 2018. Serangan merupakan respons atas dugaan penggunaan senjata kimia di Douma, Ghouta Timur, pada 7 April. 




(WIL)


Obama Sindir Sejumlah Kebijakan Trump

Obama Sindir Sejumlah Kebijakan Trump

13 hours Ago

Sejumlah kebijakan Trump disindir Obama, yaitu kebijakan imigrasi dan mundurnya AS dari Kesepakatan…

BERITA LAINNYA