RI-Mesir Harus jadi Poros Islam Moderat Dunia

Sonya Michaella    •    Kamis, 05 Oct 2017 16:57 WIB
indonesia-mesir
RI-Mesir Harus jadi Poros Islam Moderat Dunia
Suasana seminar Indonesia-Mesir di Kairo. (Foto: Dok. KBRI Kairo)

Metrotvnews.com, Kairo: Indonesia dan Mesir adalah dua negara besar yang telah berkontribusi bagi perdamaian dunia di masa yang lalu, khususnya dalam mendorong kemerdekaan bangsa-bangsa dunia ketiga. 

Kedekatan kedua negara sejak lama harusnya dapat diterjemahkan dalam kontek kekinian baik kerja sama politik, ekonomi dan sosial budaya. 

Hal tersebut mengemuka dalam seminar "Visi Masa Depan Hubungan Indonesia Mesir" yang diselenggarakan oleh KBRI Kairo bekerja sama dengan Pusat Kajian Politik dan Media "El-Hewar" pada 4 Oktober 2017, dalam rangka memperingati 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Mesir.

Dalam paparannya, anggota Wantimpres, Sidarto Danusubroto mendorong agar Indonesia dan Mesir dapat menjadi poros Islam Moderat dunia. Indonesia sebagai negara mayoritas muslim terbesar, sementara Mesir sebagai negara Arab Muslim terbesar di kawasan dianggap mampu untuk menyebarkan Islam yang moderat. 



"Kita bisa sama-sama mempromosikan Islam yang moderat, damai, berkeadilan dan berkemakmuran. Hal ini karena Mesir memiliki Al-Azhar yang merupakan kiblat dari Islam Sunni dunia." kata Sidarto, seperti keterangan tertulis dari KBRI Kairo kepada Metrotvnews.com, Kamis 5 Oktober 2017.

Di masa-masa yang akan datang, kedua negara dapat mengembangkan dimensi kerja sama seperti pengentasan kemiskinan, pendidikan, investasi dan bidang lainnya yang mendorong kemajuan kedua bangsa.

Potensi kerja sama ekonomi kedua negara juga sangat besar dan perlu dimanfaatkan untuk kemakmuran kedua belah pihak.

"Hingga saat ini ketika berbicara Mesir, kita selalu teringat setidaknya pada dua hal, pengakuan kemerdekaan dan kedekatan founding fathers Soekarno dan Nasser. Kita ini teman dalam suka dan duka," ucap Duta Besar RI untuk Mesir, Hemly Fauzy.

Dubes Helmy menyampaikan bahwa Indonesia harus move on dan terus tingkatkan hubungan di berbagai bidang, tidak hanya politik, tapi juga ekonomi dan investasi.

"Seminar ini adalah upaya KBRI Cairo untuk mendapatkan rekomendasi dan pandangan dari para pakar berbagai macam bidang untuk mengembangkan kerja sama kedua negara," lanjut dia.

Setelah melihat kedalaman hubungan antara Indonesia dan Mesir, dan banyaknya kesamaan peran regional dan internasional, serta kesamaan adat dan budaya bangsa, maka perlu diadakan sebuah seminar untuk mengerucutkan gagasan peningkatan hubungan kerja sama bilateral antara kedua negara.


(WIL)