8 Tahun Dipenjara di Jeddah, WNI Segera Bebas

Sonya Michaella    •    Selasa, 28 Nov 2017 14:52 WIB
wni
8 Tahun Dipenjara di Jeddah, WNI Segera Bebas
Ilustrasi by Metrotvnews.com

Jeddah: Setelah lebih dari 8 tahun mendekam di penjara, Mahkamah Jazaiyah Tabuk Jeddah dalam sidang tertanggal 22 November 2017, menjatuhkan vonis 2,5 tahun penjara kepada Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Masamah Raswa Sanusi.

Masamah didakwa menghilangkan nyawa anak majikannya pada 2009. Sebelumnya, persidangan hak khusus pada 13 Maret lalu, ayah korban memberikan maaf kepada Masamah sehingga ia terhindar dari hukuman mati.

Seperti keterangan tertulis dari KJRI Jeddah kepada Metrotvnews.com, Selasa 28 November 2017, suara mayoritas di pengadilan memutuskan bahwa meninggalnya anak tersebut akibat ketidaksengajaan.

Masamah dapat segera bebas dari tahanan karena telah menjalani lebih dari 2,5 tahun masa tahanan.

"Kami akan segera ke Penjara Tabuk untuk menindaklanjuti proses pembebasan Masamah termasuk kepulangannya ke Indonesia," kata Pelaksana Fungsi Konsuler KJRI Jeddah, Rahmat Aming.

Konjen RI di Jeddah, Hery Saripudin juga mengatakan bahwa KJRI Jeddah tidak kenal lelah untuk memberikan perlindungan kepada WNI meskipun harus menghadapi berbagai tantangan, termasuk waktu. 

Dengan bebasnya Masamah, tahun ini KJRI Jeddah sudah membebaskan tiga WNI dari hukuman mati atau pidana berat lainnya, satu dari Cirebon yakni Masamah dan dua lagi dari Banjarmasin.

Dalam setiap kesempatan, KJRI Jeddah bersama Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI dan pihak-pihak lainnya di Indonesia terus bersinergi dalam penanganan kasus WNI dan TKI yang terancam hukuman mati sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan WNI di luar negeri. 


(WIL)