Dubes RI Bahas Hubungan Bilateral dengan Presiden Zanzibar

   •    Minggu, 26 Nov 2017 10:54 WIB
indonesia-tanzania
Dubes RI Bahas Hubungan Bilateral dengan Presiden Zanzibar
Dubes Pardede (kiri) berbincang-bincang dengan Presiden Zanzibar-Tanzania Ali Mohamed Shein. (Foto: KBRI Dar Es Salaam)

Zanzibar City: Dubes RI untuk Tanzania, Prof. Ratlan Pardede, kembali menjemput peluang kerja sama dengan Zanzibar yang merupakan salah satu wilayah strategis di Tanzania. Upaya ini dilakukan dengan terlaksananya pertemuan dengan Ali Mohamed Shein, Presiden Zanzibar-Tanzania, Jumat 24 November.

Pada kunjungan ini, Dubes Pardede menyampaikan keinginan kuat Indonesia untuk meningkatkan hubungan bilateral dan pedagangan antara Indonesia dengan Tanzania khususnya dengan Zanzibar. 

“Indonesia selalu siap untuk bekerja sama dengan Tanzania khususnya dengan Zanzibar di berbagai sektor yang dapat membawa keuntungan bagi kedua negara” ujar Dubes Pardede, dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Minggu 26 November 2017.

Selama ini Zanzibar merupakan langganan pengeskpor cengkeh tujuan Indonesia. 

Meski demikan, Dubes Pardede menyampaikan terbuka luas kesempatan pengembangan kerja sama  dengan Zanzibar di sektor lain yang juga potensial.

Selain itu, Dubes Pardede juga menyampaikan dukungan Indonesia dalam membantu pengembangan budi daya rumput laut dan  padi di Zanzibar. Terlebih lagi, Zanzibar merupakan salah satu penghasil rumput laut terbesar di dunia. 

Beberapa ahli pertanian dari Zanzibar juga pernah menempuh pendidikan baik untuk bergelar maupun pelatihan di Indonesia.  Di saat yang bersamaan, ahli pengembangan produk rumput laut Indonesia baru-baru ini datang memberikan pelatihan pemberian nilai tambah untuk rumput laut di Zanzibar.

Presiden Shein menyambut baik niat  Dubes Pardede dalam meningkatkan hubungan bilateral Indonesian dengan Tanzania khususnya Zanzibar. Hal ini diutarakan oleh Presiden Shein mengingat Indonesia dapat membagi pengalaman dan pengetahuannya dalam pengembangan industri di Zanzibar.

Presiden Shein juga menggarisbawahi hubungan historis antara Indonesia dengan Tanzania yang sudah terjalin sejak lama dan memberi nuansa positif bagi pengembangan hubungan bilateral kedua negara.

“Pemerintah Zanzibar menyambut baik upaya peningkatan hubungan bilateral Indonesia dengan Tanzania utamanya untuk meningkatkan pembangunan industri di Zanzibar. Indonesia selalu diterima dengan baik di Zanzibar.” ucap Presiden Shein.

Dubes Pardede juga menyampaikan rencana penyelenggaraan Indonesia-Africa Forum (IAF) tahun 2018 di Bali serta mengharapkan Pemerintah Tanzania dapat ikut serta pada forum tersebut. 

Presiden Shein menyambut baik rencana penyelenggaraan IAF 2018 serta akan memastikan wakil dari Zanzibara akan hadir dan memanfaatkan forum tersebut.

Setelah mengetahui, rencana penyelenggaraan IAF 2018 di Bali, Presiden juga menyampaikan usulannya untuk menjalin hubungan antara Zanzibar dengan Indonesia di bidang pengembangan pariwisata.

“Saya menginginkan Zanzibar juga dapat belajar banyak dalam mengembangkan potensi wisata seperti Bali. Untuk itu kiranya dapat dijajaki pembentukan Sister Province antara Bali dengan Zanzibar” usul Presiden Shein.

Dubes Pardede menyambut baik usulan Presiden Shein serta akan menindaklanjuti hal tersebut dengan pihak terkait di Indonesia.

Zanzibar merupakan wilayah semi-otonom yang merupakan bagian dari Tanzania. Pada tahun 1964 Tanganyika dan Zanzibar bersatu membentuk negara berbentuk republik persatuan bernama Tanzania.

Selama tiga hari Dubes Pardede melakukan rangkaian kunjungan kerja ke Kepulauan Zanzibar untuk memetakan  kembali potensi kerja sama antara Indonesia dengan Tanzania.


(WIL)